in

Pentingnya Asuransi Saat Memasuki Usia Produktif

7 Tips Memilih Asuransi Unit Link

Di usia muda identik dengan jiwa-jiwa yang masih bergairah untuk dipergunakan sebaik-baiknya. Tak hanya soal mengumpulkang kekayaan dari hasil kerja kerasmu. Seharusnya, saat memasuki usia produktif, kamu sudah memiliki asuransi.

Di usia produktif, orang-orang cenderung bekerja keras karena semangat yang tak bisa dibendung. Saat usia muda, kamu pasti salah satu orang yang belomba-lomba untuk mengejar pengalaman, menekuni passion, dan membangun karir.

Keutamaan yang dimiliki usia produktif yaitu memiliki kondisi fisik yang masih prima dan juga waktu yang masih leluasa. Banyak keputusan-keputusan yang kamu ambil saat memasuki usia “emas” ini. Namun, sayangnya memiliki asuransi bukan salah satu hal yang kamu pertimbangkan saat memasuki usia muda ini.

Baca Juga: 4 Tips Penting Memilih Asuransi Pendidikan

Justru di saat fisik sudah renta atau tidak produktif lagi, disitulah kamu seharusnya tidak pusing lagi mengenai biaya-biaya tak terduga yang bisa datang kapan saja. Contohnya, jika kamu sakit keras atau mengalamai kecelakaan. Maka, kamu tidak perlu mengusik tabunganmu itu, karena itu semua sudah tercover oleh asuransi yang kamu miliki sejak muda.

Baca Juga  Berikut Kelebihan & Kekurangan BPJS yang Perlu Anda Tahu!

Dikutip dari Cermati, berikut hal-hal yang perlu dicermati untuk memiliki asuransi di usia produktif:

1. Sedini mungkin sudah memiliki asuransi

Di usia muda sangatlah tepat untuk mulai memiliki asuransi. Ketimbang mulai memikirkan untuk memiliki asuransi disaat sudah cukup umur dan sering sakit-sakitan. Atau bakan ada yang berpikir bahwa asuransi bisa dimiliki saat sudah sakit atau benar-benar terdesak.

Faktanya, memiliki asuransi saat usia produktif sedini mungkin maka premi yang dibayarkan pun juga semakin kecil. Karena jumlah premi biasanya berbanding lurus dengan mudanya usia yang sering dinilai mempunyai fisik yang sehat. Untuk itu, segeralah mendaftar selagi kondisi tubuh masih prima dan bugar sehingga kamu bisa berhemat uang premi dan waktu mulaimu. Tapi, tetap menjaga pola hidup sehat itu penting ya!

2. Memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan

Asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi penyakit kritis merupakan 3 jenis asuransi yang perlu kamu pertimbangkan. Namun, yang selalu menjadi favorit adalah asuransi jiwa, terutama bagi kalangan yang sudah memiliki pemasukan tetap.

Baca Juga  5 Perusahaan Asuransi Jiwa Terbaik Dan Terbesar Ini Ada Di Indonesia

Untuk memiliki asuransi, kamu perlu mengetahui dan mempelajari setiap detailnya. Sebab setiap jenis asuransi pasti memiliki suatu keunggulan tersendiri. Sebenarnya ketiga jenis asuransi yang sudah disebutkan sebelumnya sangatlah penting terutama saat kamu mungkin mengalami hal-hal yang tidak diinginkan sebelumnya. Bukankah lebih baik untuk berjaga-jaga jauh hari?

3. Menentukan Ahli Waris

Apabila hal yang tidak diinginkan terjadi padamu, maka ahli warislah yang akan menanggung atau menerima semua total nilai asuransi yang kamu punya. Untuk itu, penting sekali menuliskan ahli waris pada formulir asuransimu nanti jika kamu mendaftar.

Bagi yang sudah punya pasangan, maka istri atau suaminya bisa menjadi ahli waris. Namun, bagi yang masih lajang, saudara atau orangtuanya merupakan opsi yang tepat.

 

Baca Juga: 4 Investasi Wajib untuk Generasi Milenial

Tinggalkan Balasan

pajak negara

Awas! Ini Konsekuensi Jika Tak Bayar Pajak Negara

Youtube menghasilkan uang

Bagaimana YouTube Bisa Menghasilkan Uang?