in

5 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Trader Harian

Trader harian membuka dan menutup posisi trading mereka pada hari yang sama. Diterjemahkan dari laman Dummies, trader harian jelas bukan untuk semua orang karena trading harian cukup sulit, dan sebagian besar trader akan kehilangan uang. Selain itu, trader harian cenderung membuat beberapa kesalahan umum. Mereka cenderung membuka banyak posisi pada berbagai mata uang dengan mengandalkan sinyal perdagangan dari indikator teknis, harga, dan yang lainnya.

Kerangka waktu trading yang digunakan biasanya antara 15 menit hingga 1 jam. Mereka yang telah mengalami perdagangan harian dapat mendapatkan keuntungan yang cukup besar. Namun, untuk pemula atau yang tidak memiliki cukup pengalaman dalam jangka panjang, mereka berpotensi mendapatkan kerugian.

Yuk simak 5 kesalahan umum yang sering dilakukan trader harian:

Averaging down

Pedagang harian sering terjebak dalam averaging down atau membuka posisi baru yang sama ketika posisi sebelumnya mengalami kerugian. Meskipun mungkin tidak direncanakan pada awalnya, itu akhirnya dilakukan dengan mempertimbangkan target laba harian yang ditentukan.

Kita perlu mempertimbangkan biaya yang diperlukan untuk menutup kerugian atau penarikan yang akan terjadi. Cara terbaik untuk menghindari ini adalah bekerja berdasarkan manajemen risiko yang disepakati. Selain itu, Anda tidak perlu membuka posisi baru jika tidak ada sinyal.

Baca Juga  Tindakan Mengatasi Trading Yang Merugi

Terjebak

Menerapkan jebakan posisi biasanya dilakukan dengan stop order secara bersamaan pada saat berita fundamental penting dirilis. Kemudian, itu dapat menyebabkan volatilitas tinggi.

Untuk menghindari volatilitas yang terlalu tinggi, para trader biasanya telah menetapkan target laba untuk setiap posisi. Risiko perdagangan dengan cara ini adalah kemungkinan selip (kenaikan harga). Dengan demikian, ada kemungkinan mendapatkan harga yang lebih tinggi dari pending order buy atau lebih rendah dari pending sell order.

Terlalu nafsu untuk buka posisi

Biasanya, Anda melakukan cara ini setelah gagal menjebak. Apa pun yang terjadi, waktu masuk volatilitas tinggi sangat berbahaya.

Selain kemungkinan selip, kita juga tidak tahu tentang dampak berita fundamental yang baru dirilis. Untuk membuka posisi, pedagang biasanya menunggu sekitar 30 menit setelah rilis berita.

Pengaturan risiko per perdagangan terlalu besar

Risiko per perdagangan yang terlalu besar bukan berarti Anda akan mendapat untung besar. Trader harian cenderung trading dengan jumlah yang besar untuk mendapatkan keuntungan harian yang memadai. Seharusnya Anda menetapkan risiko maksimum per hari yang tidak lebih dari 2% dari saldo pada akun trading.

Baca Juga  REVIEW BROKER: Askap Futures (PT Askap Futures)

Ekspektasi keuntungan yang tidak realistis

Pedagang harian juga sering menentukan rasio hadiah yang terlalu tinggi untuk mengejar target laba harian. Pada trading jangka waktu rendah (di bawah 4 jam), cenderung banyak kebisingan, jadi Anda harus berhati-hati dan realistis ketika menentukan rasio risiko / imbalan.

Baca juga : Broker Penyedia Copy Trading di Indonesia Terbaik

Tinggalkan Balasan

Omnibus Law "Cipta Lapangan Kerja"

Sederhanakan Perijinan dan Investasi, ini yang Harus disiapkan Omnibus Law

IHSG menguat

IHSG Menguat, Pengaruh Penurunan KUR?