in

Kebiasaan Trading Buruk yang Harus Dihindari (1)

Anda tidak bisa menjadi trader yang sukses secara instan. Banyak trader yang gagal mendapatkan hasil yang memuaskan ketika memasuki pasar trading. Selain itu, peluang mereka untuk kehilangan uang sangat tinggi. Ada begitu banyak faktor yang memicu kegagalan dalam trading, salah satunya adalah kebiasaan trading buruk.

Para trading sering terjebak dalam kebiasaan buruk ketika trading. Akibatnya, mereka tidak bisa mendapatkan keuntungan maksimal.

Yuk simak apa saja kebiasan trading buruk yang harus Anda hindari:

Terlalu Fokus pada Keuntungan

Kebanyakan trader pemula lebih fokus pada keuntungan daripada metode trading. Akibatnya, mereka cenderung menggunakan metode trading yang rumit dari berbagai indikator, serta menggunakan perangkat lunak yang mahal. Mereka beranggapan bahwa hal itu dapat mendatangkan keuntungan secara konsisten.

Untuk menjadi trader yang sukses, Anda harus fokus pada metode trading yang digunakan. Sejumlah trader yang sukses di Forex menerapkan metode trading sederhana untuk menghasilkan keuntungan. Salah satu metode trading sederhana adalah aksi harga. Ini adalah metode trading yang mengacu pada pola pergerakan harga pasar.

Baca Juga  Mengapa Anda Bisa Mengalami Margin Call Pada Saat Trading?

Tidak Menghitung Kerugian

Trading valas bukan hanya tentang menghasilkan keuntungan, tetapi Anda juga harus siap menghadapi risiko kerugian. Sayangnya, tidak semua trader memperhitungkan ini.
Jika Anda trading tanpa memperhatikan kerugian yang bisa terjadi, itu sama dengan perjudian. Alasannya, Anda tidak memiliki strategi pasti untuk manfaat jangka panjang. Anda hanya fokus pada jackpot di posisi saat ini.

Balas dendam dalam trading

Diterjemahkan dari laman Trading Academy, balas dendam dalam trading hanyalah salah satu dari banyak perangkap mental / emosional yang dapat merusak hasil trading Anda. Seorang trader harus dapat menjaga emosinya stabil di setiap kondisi. Jangan terlalu gembira saat mendapat untung, dan jangan berambisi membalas dendam saat kalah.

Sebagian besar trader ingin mengejar untung yang hilang dengan membuat satu trading besar. Ini adalah tindakan yang sembrono dan berpotensi menghasilkan kekalahan beruntun. Trader yang sukses harus memiliki psikologi trading yang baik dalam menghadapi situasi dan kondisi apa pun.

Tidak mengerti pasangan mata uang yang baik

Secara umum, pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di Forex adalah pasangan mata uang dengan spread terendah dan yang paling likuid. Untuk dapat memilih mata uang mana yang baik untuk trading, itu tergantung pada pemahaman Anda tentang trading. Jika Anda ingin bermain dengan aman, cobalah untuk trading dalam mata uang paling likuid, yaitu EUR / USD, USD / JPY dan GBP / USD.

Baca Juga  Sudahkah Anda Memiliki Jurnal Trading?

Bergantung pada prediksi trader lain

Trader lain tidak akan menanggung beban kerugian yang Anda alami. Karenanya, jangan mengandalkan prediksi dari trader lain. Anda harus mempelajari analisis secara mandiri sebelum Anda membuka posisi di pasar trading.

Baca juga: Forex Swap, Bagaimana Mengatasinya?

Tinggalkan Balasan

Hal Penting tentang Volatilitas

Tips Trading Aman dengan Laverage yang Tinggi (Part 1)

Pengertian Serta Perbedaan Emiten dan Perusahaan Publik

Pengertian Serta Perbedaan Emiten dan Perusahaan Publik