in

6 Hal Penting Money Management Dalam Trading Forex

Membuat rencana trading yang baik, satu lagi kemampuan dasar yang harus dimiliki seorang trader forex adalah money management alias kemampuan mengelola keuangannya sendiri. Money Management adalah salah satu faktor penting dalam trading forex yang berkaitan dengan pengendalian resiko.

Trading adalah bisnis dan dalam bisnis tentu ada resikonya. Berapapun besar modal kita, tentunya kita ingin membatasi besarnya resiko yang mungkin terjadi. Belajar memahami pengendalian resiko dengan benar adalah kunci sukses untuk menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang. Banyak trader pemula yang account-nya “babak belur” karena tidak menerapkan Money Management dengan disiplin, bahkan ada yang tidak tahu sama sekali tentang money management.

Nah, kemampuan mengelola keuangan dan menangani resiko dalam trading dapat mencegah anda dari kerugian total.

1. Position Sizing

Komponen ini merupakan cara menghitung besarnya lot yang akan anda gunakan pada setiap transaksi. Perhitungannya didasarkan pada risk per trade serta stop loss yang anda tetapkan.

Misalnya:

Anggap saja risk per trade yang anda tetapkan adalah 5%, sehingga nilai per sesi trading adalah $100. Kemudian, anda melakukan transaksi buy untuk pair EUR/USD dengan harga beli 1.23300. Kemudian, stop loss anda tetapkan di harga 1.22800 (500 pip). Karena menggunakan MT4 dengan presisi harga 5 digit, maka stop loss tersebut sebenarnya adalah 50 pip dalam presisi 4 digit.

Baca Juga  Stop Loss Adalah Cara Untuk Membatasi Kerugian

Maka besarnya lot yang anda gunakan adalah $100/50 = $2 per pip ($50 pertama untuk nilai trading per sesi dan $50 kedua untuk stop loss.

2. Risk-Reward Ratio

Rasio ini membandingkan antara jumlah risk (resiko) per sesi trading dengan kemungkinan jumlah profit (keuntungan yang didapatkan). Risk-Reward Ratio akan menjadi bahan pertimbangan apakah anda akan melanjutkan sesi trading atau tidak.

Misalnya:

Pada contoh kasus Risk per Trade di atas, anda menggunakan angka $50 dan stop loss juga $50. Anggap saja pengalaman trading anda menunjukkan kalau setiap sesi pofit, anda mendapatkan keuntungan 150 pips (kuotasi 5 desimal). Artinya, setiap kali anda mendapatkan profit, maka nilainya 3 kali lipat dari Risk per Trade.
Berart, Risk-Reward Ratio anda adalah 1:3

3. Risk Per Trade

Seperti namanya, risk per trade adalah persentase resiko yang dapat anda tanggung untuk setiap kali transaksi. Persentase tersebut dihitung dari semua modal yang anda miliki, dan tidak ada ketentuan baku berapa persen resiko ideal.

Baca Juga  3 Tips Agar Terbebas Dari Overtrade

Misalnya:

Modal keseluruhan yang anda miliki adalah $1000, dan anda hanya mampu mentolerir resiko sebesar 5% per sesi trading, maka nilai yang dapat anda perdagangkan setiap trading adalah $50. Kalaupun anda loss, masih ada cadangan modal untuk sesi trading berikutnya.

4. Profit-Loss Trading

Komponen ini menggambarkan akurasi sistem trading yang anda gunakan. Manfaatnya adalah untuk menentukan perbandingan sesi profit dan sesi loss anda saat trading. Misalnya, Dalam 10 kali trading, ada loss 6 kali, dan profit 4 kali. Artinya, profit-loss trading anda adalah 40%.

Apa kegunaannya? Jika pada contoh kasus ini, resiko loss lebih tinggi dari pada peluang profit, maka daya tahan anda di arena trading akan ditentukan oleh Risk-Reward Ratio, seperti dijelaskan berikut.

5. Money Management Harus Bisa Mengendalikan Emosi Kita

Faktor paling penting lainnya dalam trading adalah keterlibatan emosi. Kedua hal tersebut bisa sangat mempengaruhi jika tidak dipahami dengan benar, akan membawa efek negatif dalam trading. Money Management yang buruk bisa menghancurkan trading kita, demikian pula emosi yang tidak terkendali.

Baca Juga  Menikmati Trading Untuk Mencapai Kesuksesan

Misalnya, jika kita kurang memahami Money Management sehingga selalu loss pada setiap posisi trading kita, maka bukan tidak mungkin sulit bagi kita untuk tidak melibatkan emosi saat trading. Sebaliknya, semakin baik kita bisa menerapkan Money Management dalam trading, akan semakin terkendali emosi kita dalam menyikapi hasil trading. Kita bisa dikatakan sukses belajar Money Management bila bisa mengelola dana dalam account trading dengan efektif dan tidak emosional.

6. Money Management Akan Berjalan Baik Hanya Jika Kita Menguasai Strategi Trading

Kita harus menguasai strategi trading yang digunakan sehingga selalu ragu ketika hendak membuka posisi, maka sebaik apapun kita belajar Money Management dan berupaya memahaminya, hasilnya tidak akan maksimal. Strategi trading dan Money Management adalah komponen utama dalam rencana trading yang harus dijalankan secara bersamaan.

Money Management akan berjalan baik hanya jika kita telah menguasai dan yakin pada strategi trading yang kita gunakan, sehingga nantinya bisa menghasilkan profit yang konsisten dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

REVIEW BROKER: ThinkMarkets (Global Markets Ltd)

REVIEW BROKER: ThinkMarkets (Global Markets Ltd)

REVIEW BROKER: Rifan Financindo Berjangka

REVIEW BROKER: Rifan Financindo Berjangka