in

Stop Loss Adalah Cara Untuk Membatasi Kerugian

Untuk kebanyakan trader, pilihan untuk menggunakan Stop Loss adalah pilihan yang tidak nyaman. Kenapa bisa? karena itu berarti mereka telah menerima kerugian. Namun, pada hakikatnya, Stop Loss adalah cara untuk membatasi kerugian.

Setiap trader memang berhak untuk memutuskan sendiri bagaimana model trading yang paling pas dengan dirinya. Dengan atau tidaknya menggunakan Stop Loss.
Saat pergerakan harga menyentuh batasan harga terendah, maka sistem otomatis kan menutup order.

Jika trader yang ingin menggunakan Stop Loss untuk menekan atau mengendalikan tingkat resiko kerugian, hal pertama yang perlu diketahui adalah dengan memasang Stop Loss pada forex. Menggunakan Stop Loss Manual, berarti penghentian kerugian dilakukan oleh trader dengan menutup posisi trading sendiri di sofware trading.
Lalu ada pula Stop Otomatis, yakni merujuk pada penentuan level harga tertentu dimana posisi trading akan tertutup secara otomatis jika sudah mencapai level. Atau dengan memakai Trailing Stop, biarpun harga bergerak ke arah yang tak terduga, trader tetap mendulang profit.

Baca Juga  Keuntungan Trading di Broker FXOpen

Dan bagaimana pula cara menentukan Stop Loss dalam forex?

Setelah mengetahui macam-macam cara untuk memasang Stop Loss dalam forex, maka selanjutnya adalah menentukan level harga dimana perlu memasang Stop Loss.
Tentu kita tidak ingin menutup posisi trading terlalu dini, namun juga tidak mau terlambat menutup order hingga harus menanggung rugi besar.

Ada beberapa contoh sederhana untuk menentukan Stop Loss dalam forex, yaitu dengan:

1. Menggunakan Margin Call dan Stop Out
Margin call atau stop out merupakan nama lain bagi level-level harga dimana broker akan memberikan peringatan atau menutup otomatis posisi trading kita, karena ketersediaan dana di dalamnya dianggap sudah tidak mampu untuk mempertahankan posisi tersebut.
2. Berdasarkan Konsep Money Management Sederhana
Dalam teori money management paling sederhana, dikatakan bahwa tidak baik untuk trader meresikokan dana hingga melebihi 2-3%, pada skala nilai itulah seharusnya tempatkan Stop Loss.
3. Berdasarkan Analisa Teknikal
Cara menentukan Stop Loss dengan analisa teknikal adalah memanfaatkan grafik dan indikator yang sudah ada disoftware trading, atau teknik-teknik analisa teknikal lainnya.

Baca Juga  Aplikasi Hanson Forex Investing, Ini 5 Keistimewaannya

Baca juga: Stop Loss dan Take Profit

REVIEW BROKER: PT Valbury Asia Futures (VAF)

REVIEW BROKER: PT Valbury Asia Futures (VAF)

investasi reksadana online

8 Ide Investasi Online Tahun 2020 (Part 2)