in

Agresif Dan Defensif Dalam Trading Forex

Agresif dan defensif dalam trading forex, sebuah alasan mengapa kebanyakan trader begitu sulit menghasilkan profit dengan konsisten.
Dalam trading, anda harus agresif dan defensif pada saat yang bersamaan.

Mengapa demikian? Jika anda agresif maka akan sulit menghasilkan profit, tetapi jika tidak defensif anda akan sulit mempertahankan profit yang telah anda peroleh sebelumnya.

Yang dihadapi kebanyakan trader adalah keseimbangan untuk bisa bertindak cukup agresif agar bisa mendapatkan profit, sementara menjadi cukup defensif untuk mempertahankan profit yang telah didapatkan sebelumnya.

Tip untuk menyeimbangkan tindakan agresif dan defensif ketika trading

Menjadi Trader Agresif, Namun Tidak Terlalu Agresif

Anda tentu sering tergoda untuk melakukan trade sebanyak-banyaknya dan kadang dengan resiko yang lebih besar dari yang telah direncanakan demi untuk memperoleh profit yang lebih.
Pikiran yang sering ada pada trader adalah “kalau pasar sedang bagus, kenapa tidak? besok belum tentu akan trending lagi seperti ini”

Sangatlah mudah bagi kebanyakan trader untuk terlalu agresif. Namun dalam kenyataannya terlalu agresif akan menyebabkan over trading yang cepat atau lambat akan menggerogoti profit yang telah diperoleh sebelumnya.
Agar tarader tetap agresif tapi tidak terlalu agresif dengan cara memutuskan untuk disiplin dengan masuk pasar hanya berdasarkan sinyal trading yang dihasilkan oleh sistem trading yang telah ditentukan.
Lalu, juga dengan cara Tidak ragu-ragu atau terlalu percaya diri ketika anda telah melihat adanya sinyal untuk entry.

Baca Juga  3 Jenis Analisis Forex yang Wajib Diketahui Trader

Menjadi Trader Defensif, Tetapi Tidak Terlalu Defensif

Terlalu defensif bukan berarti kurang agresif atau ragu-ragu, melainkan sengaja tidak mau masuk pasar walaupun ada sinyal karena takut rugi. Defensif berarti secara emosional tidak mudah tergoda oleh pergerakan harga yang menyebabkan trader masuk pasar diluar sinyal yang disepakati,
sedangkan terlalu defensif mengacu pada takut rugi yang berlebihan sehingga akan menggerogoti profit yang telah diperoleh sebelumnya.

Dengan mengamankan sebagaian atau seluruh profit yang telah anda dapatkan, diharapkan anda tidak akan takut lagi masuk pasar.
Nanti, jika anda bisa mulai menambah dana atau meningkatkan ukuran lot trading ketika anda sudah tidak terlalu agresif atau tidak terlalu defensif.

Anda dapat juga membaca: Price Action, Strategi Trading Sistematis untuk Anda

Menikmati Trading Untuk Mencapai Kesuksesan

harga kurs rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 20 Januari 2020