in ,

3 Macam Cryptocurrency yang Wajib Diketahui

Macam Cryptocurrency

Cryptocurreny adalah teknologi uang digital yang sedang marak dilakukan oleh para trader. Teknologi ini memakai kriptografi untuk mengamankan mata uang tersebut dari pemalsuan. Sedangkan harga dari cryptocurrency dipengaruhi oleh kekuatan buy and sell dari pengguna cryptocurrency tersebut. Cryptocurrency juga memiliki jenis yang bermacam-macam.

Ada 3 macam cryptocurrency di dalam teknologi blockchain. Bitcoin adalah blokchain pertama. Blockchain kedua dalah altcoins dan yang ketiga adalah tokens/dApps. Berikut adalah penjelasan macam cryptocurrency menurut cultura.id.

Macam Cryptocurrency

  1. Bitcoin 

    Bitcoin adalah pioneer dari cryptocurrency. Bitcoin dimulai pada tahun 2018  dan digunakan sebagai alat untuk menukar barang dan jasa secara online. Pada tahun 2013-2014 bitcoin berkembang dengan sangat pesat. Nilai tertinggi diraih bitcoin pada tahun 2017. Pada Desember 2017, harga bitcoin mencapai Rp266 juta per bitcoin.Bitcoin adalah mata uang digital yang bisa dikirim ke orang lain dalam bentuk hadiah atau jasa. Dasarnya sama seperti melakukan pembayaran dengan mata uang fisik, namun bitcoin dalam bentuk digital. Bitcoin juga menggunakan blockchain sebagai teknologinya. Jadi, ketika melakukan transaksi tidak ada pihak ketiga untuk memverifikasi transaksi.

    Ketika mendapatkan bitcoin, informasi akan diverifikasi dan disimpan di blockchain dan yang menerima akan menerima kunci untuk decrypt bitcoin tersebut. Setelah itu transaksi ini akan diproses dengan jaringan komputer dari banyak miner Bitcoin.

  2. Altcoins 

    Altcoins adalah alternatif dari Bitcoin. pada saat ini sudah banyak sekali macam altcoins di seluruh dunia. Namun, tidak semua altcoins adalah alternatif dari Bitcoin. Sebagai contoh Factom tidak mempunyai miner, namun memiliki stakers.Beberapa juga memiliki algotrima yang bermacam-macam.NEO juga adalah jenis altcoins yang berbeda daripada daripada Bitcoins. NEO tidak didesain sebagai mata uang digital layaknya Bitcoins. NEO menggunakan kontrak pintar, sehingga transaksi bisa dilakukan secara otomatis saat kondisi telah terpenuhi.

  3. Tokens/dApps 

    Tokens adalah jenis ketiga dalam cryptocurrency. Token tidak memiliki blockchain khusus, namun menggunakan kontrak pintar seperti NEO.Token tidak selalu berupa fisik seperti properti, namun bisa juga dalam bentuk pembayaran untuk dApps. Selain itu token bisa digunakan untuk diskon dan komisi. Oleh karena itu, token mempunyai nilai sendiri, dan user bisa memilih untuk menggunakan sendiri atau dijual di dApps.

    DApps dibuat dari blockchain seperti NEO, jadi transaksi tetap diverifikasi dengan nodes dari blockchain tersebut. Jadi untuk bertransaksi di dApps, user harus memiliki mata uang NEO dan bisa menggunakan token untuk mendapatkan diskon.

Baca Juga  Mengenal Mata Uang Kripto, Karakteristik dan Cara Kerja
Penentu Kesuksesan Trading

4 Hal Dasar Penentu Kesuksesan Trading

Investasi Properti

4 Investasi Properti Profitable yang Harus Dicoba