in

10 Kementerian dengan Anggaran Terbesar Tahun 2020 Part 2

Sri Mulyani jadi Menkeu ketiga kalinya

Kementerian dengan Anggaran Terbesar

Pada artikel kemarin, kita sudah merinci 5 besar kementerian yang mempunyai anggraan terbesar pada tahun 2020. Artikel kali ini merupkan lanjutannya. Kira-kira kementerian apa saja yang mencatatkan anggaran terbesar setelah Kementerian Sosial (Kemensos) ?

6. Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Kementerian kesehatan mencatatkan nilai belanja sebesar Rp 57,4 triliun. Sebelumnya, pada tahun 2019, Kementerian Kesehatan nilai belanja yang dianggarkab sebesar Rp 57,8 triliun.

“Namun Kemenkes, meski pagu anggaran lebih rendah nanti BPJS cukup besar dan ada kenaikan,” jelas Sri Mulyani.

Baca juga: IHSG Berada di Zona Hijau Berkat RAPBN Jokowi-Sri Mulyani

7. Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Kementerian Perhubungan merincikan pertumbuhan anggaran belanja yang relatif stagnan dalam dua taun terakhir. Pda tahun 200 tercatat sebesar Rp 42,7 triliun. Sementara pada tahun 2019 pemerintah menetapkan pagu sebesar Rp 41,4 triliun.

8. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenrisekdikti)

Kementerian Ritekdikti mencatatkan pagu anggaran belanja sebesar Rp 42,2 triliun.
“Untuk Kemenrisekdikti, Kemenkeu, itu relatif hampir sama dengan tahun sebelumnya,” ujar Sri Mulyani.

Baca Juga  Usai Terperosok, Harga Emas COMEX Kembali Melonjak

Baca juga: Dilema Dibentuknya Kementerian Baru Ekonomi Digital dan Ekonomi Kreatif

9. Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Kemenkeu mencatatkan anggaran belanja sebesar Rp 35,1 triliun pada tahun 2020.

10. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merincikan pagu anggaran sebesar 35,7 triliun. Hal ini termasuk relatif stagnan dibandingkan dengan pagu anggaran tahun lalu yang mencapai Rp 35,1 triliun.

“Namun untuk beberapa pos anggaran belum di assign karena masih menunggu designnya matang. Contohnya anggaran pendidikan sebesar Rp 505,8 triliun, masih menunggu kementerian terkait untuk beberapa program yang masih perlu dimatangkan,” tutur Sri Mulyani, dikutip dari Kompas.

Baca juga: Jabatan Direktur Pemasaran Sudah Tidak Penting? Kok Dihapus?

Sri Mulyani menambahkan bahwa untuk belanja kementerian dan lembaga ini diarahkan pada sektor SDM, contohnya pendidikan dan kesehatan, serta infrastruktur, perlindungan sosial dan hankam.

Ia juga menekankan kepada para KL agar anggaran yang diterima harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sebab tahun depan perekonomian tahun depan masih dihantui gejolak ekonomi global.

Baca Juga  Pertumbuhan Pembiayaan Syariah, Apa Peran Pemerintah?

Tinggalkan Balasan

bisnis untuk ibu rumah tangga

Tips Cerdas Khusus Anda Para Working Moms (Part 2)

Mandiri Sekuritas

Review Broker: Mandiri Sekuritas