in

Buat Pecinta Ojol, Nih Tarif Baru Ojol di Seluruh Indonesia

nasib gojek

Dunia ojek online yang dari dulu selalu menuai protes dari transportasi umum lainnya, kini telah mengesahkan tarif baru ojol. Tarif baru batas bawah dan batas atas ojek online (ojol) diatur berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 tahun 2019 yang merupakan turunan atas Permenhub 12/2019. Tarif diatur berdasarkan zonasi.

Penerapan tarif ojol yang baru ini akan dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia. Terhitung mulai hari Senin (2/9) kemarin aturan tersebut mulai diterapkan di seluruh bagian Indonesia.

Baca juga: Bunga Deposito Bank Hingga 7,2%  Per 30 Agustus 2019

Rincian Tarif Baru Ojek Online di Seluruh Wilayah Indonesia

Tercatat total seluruh wilayah operasi Grab adalah 224 kota dan Gojek 221 kota. Mulai hari Senin (2/9) kemarin, seluruh kota itu menerapkan tarif baru. Adapaun dari seluruh wilayah Indonesia terbagi menjadi 3 Zona. Brikut ketentuan untuk masing-masing zona:

Zona I meliputi wilayah Sumatra, Jawa, Bali kecuali Jabodetabek. Zona I mematok harga Rp 1.850 – Rp 2.300 per km dengan biaya minimal Rp 7.000 – Rp 10.000.

Baca Juga  Stimulus Tidak Berefek, Bursa Saham Australia Ambrol

Kemudian yang termasuk wilayah zona II adalah Jabodetabek. Harga ojol di zona II adalah Rp 2.000 – Rp 2.500 per km dengan biaya minimal Rp 8.000 – Rp 10.000.

Dan yang terakhir adalah zona III yang meliputi wilayah Kalimantan, NTT, Maluku, dan lainnya. Zona III memberikan harga ojol berkisar Rp 2.100 – Rp 2.600 dengan biaya minimal Rp 7.000 – Rp 10.000.

Baca juga: Sudah Adakah Pertanda Resesi Ekonomi 2020?

Kemenhub Akan Mengevaluasi Kembali Tarif Ojol yang Baru

Kementerian perhubungan (Kemenhub) akan melakukan evaluasi tarif tersebut tiga bulan setelahnya atau bulan Desember nanti.

Budi Setiyadi, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, akan melakukan survei terhadap penerapan tarif baru ojol. Survei tersebut bertujuan untuk mengetahui respon masyarakat dan pengemudi ojol.

Survei tersebut merangkum tingkat kepuasan masyarakat, tingkat penghasilan dan kesejahteraan para pengemudi ojol. Survei akan dilaksanakan secara sampel terhadap sejumlah kota di masing-masing zona.

“Mungkin saya tidak akan bisa lakukan survei pada semua provinsi, kabupaten/kota. Mungkin saya akan ambil sampel saja pada Zona I, II, dan III. Tapi kalau Zona III wilayah Jabodetabek relatif sudah bisa berjalan bagus,” jelas Budi dikutip dari detikFinance.

Baca Juga  THR Cair: Ditabung atau Dihabiskan?

Baca juga: Beragam Fakta Dibalik Hinaan Bos Big Blue Taxi Pada Indonesia

Tinggalkan Balasan

kehilangan paspor saat traveling

Kehilangan Paspor Saat Traveling di Luar Negeri? Ini Solusinya!

Kenali Target Pasar Broker Properti Online

Kenali Target Pasar Broker Properti Online