in

Waspada! Banyak Pencurian Uang Lewat Rekening Bank

Akhir-akhir ini, ada salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang kehilangan uang sebesar Rp 80 juta dari rekeningnya. Ia menceritakan secara detail pengalaman tak mengenakkan tersebut melalui akun twitternya. Pencurian uang lewat rekening bank ini sebelumnya juga pernah terjadi di Indonesia.

Bermula setelah ia mencetak buku tabungannya, ia menyadari bahwa uang yang ada di tabungannya hilang hingga Rp 70 juta dengan nominal Rp 2,5 juta per transaksi tarikan. Kemudian dilanjutkan hilang Rp 10 juta dengan nominal Rp 2,5 juta setiap penarikan.

Baca juga: Dari 8 BUMN, PLN Dapat Suntikan Dana Terbesar di 2020

Model Pencurian Ini Adalah Skimming

Pencurian uang lewat rekening bank ini dilakukan dengan model skimming yaitu dengan menyalin data dari kartu ATM/ debit yang menggunakan magnetic stripe.

“Kemungkinan besar masih modus ATM skimming seperti sebelumnya. Jadi data kartu dan PIN nasabah sudah didapatkan oleh pelaku organisasi kriminal internasional sebelumnya,” kata Ruby Almsyah seorang Analyst Digital Forensic, dikutip dari detikFinance.

Baca Juga  BNI dan BRI Berikan Relaksasi Kredit, Bagaimana Langkahnya?

Pelaku utama dari kasus ini adalah seorang warna negara asing. Skimming ini akan terus berlanjut jika pelaku belum ditangkap dan operasionalnya dihentikan. Apalagi jika teknologi kartu ATM kita masih menggunakan teknologi magnetic stripe.

Baca juga: Pajak Penghasilan Dilonggarkan Jadi 20 Persen di 2021

Bagaimana cara pelaku melancarkan aksinya?

Ruby memaparkan bahwa pertama-tama, pelaku memasang alamat Skimmer di lokasi (mesin ATM). Kemudian, pelaku menyalin data dari kartu ATM yang menggunakan magnetic stripe dan pelaku menggandakan data dengan menciptakan kartu baru.

Setelah pelaku internasional mendapatkan data, maka tim operasional lapangan digerakkan untuk menarik uang tersebut.

“Tim operasional itu biasanya melakukan penarikan dana dari kartu ATM baru yang mereka gandakan dengan data-data ATM dan PIN yang mereka sudah dapatkan sebelumnya,” jelas dia.

Pelaku WNA ini sering melancarkan aksinya di Bali. Kenapa? Karena Pelaku warga negara asing (WNA) yang melakukan operasional di ATM Bali dapat berkamuflase sebagai turis, tanpa terlalu dicurigai.

Baca juga: Super! Indonesia Berhasil Tembus Top 200 Listed Company

Baca Juga  Tarif dan Review MRT Jakarta

Tips Agar Terhindar Dari Skimming

Ruby menyarankan untuk mengaktifkan fitur notifikasi atau pemberitahuan melalui SMS. Jadi, ketika ada penarikan yang janggal, segera laporkan hal tersebut.

Kedua, gunakan mesin ATM yang berlokasi di kantor bank ataupun yang selalu dijaga oleh petugas keamanan 24 jam.

Ketiga, selalu periksa mutasi rekening secara berkala dan identifikasi apakah ada transaksi yang mencurigakan.

Keempat, gantilah nomor PIN Anda secara berkala juga, terutama saat melakukan transaksi melalui mesin ATM yang kurang aman.

Terakhir, saat menekan tombol PIN, tutupilah dengan tangan. Hal ini bertujuan agar terhindar dari kemungkinan adanya kamera pengintai yang mengarah ke tombol PIN.

Tinggalkan Balasan

4 Prinsip Menuntaskan Relasi Bisnis Keluarga Bebas Drama

5 Syarat Seseorang Menjadi Pemimpin Bisnis yang Hebat