in

Menuai Pro-Kontra, Berikut Beragam Fakta Dibalik Penghentian Audisi Beasiswa PB Djarum! Part 1

Penghentian audisi beasiswa PB Djarum oleh KPAI

Mengapa KPAI Ngotot Menyetop Audisi Beasiswa PB Djarum?

Setelah perdebatan yang cukup panas mengenai industri rokok yang mendanai pencarian bibit pebulutangkis muda, hal ini berujung pada penghentian audisi beasiswa PB Djarum mulai tahun depan.

Langkah ini dilaksankan oleh KPAI saat pihaknya menilai bahwa ada unsur eksploitasi anak pada aktivitas yang sudah berlangsung tahunan sejak tahun 1969 ini. Manajer senior komunikasi Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan, mengatakan bahwa keputusan ini diambil karena tidak ada titik temu dengan KPAI.

Baca juga: Kinerja IDX30 Mengalami Penurunan, Berikut Saham yang Masih Mumpuni Untuk Dikoleksi

Pertama-tama, KPAI rupanya telah melakukan survei LSM Lentera Anak pada tahun 2018. Survei yang dilakukan di 28 provinsi dengan melibatkan 514 responden, pada rentang 7 November – 3 Desember ini membuahkkan hasil yang mencengangkan.

Hasil Survei Mengenai Persepsi Anak-anak terhadap Djarum

Hasil survei tersebut memaparkan bahwa sebanyak 68% anak-anak mempersepsikan kata Djarum dengan industri rokok. Kemudian, ada 28% yang memiliki pandangan bahwa Djarum adalah beasiswa. Sementara sisanya, 1%, beranggapan bahwa Djarum disebut jarum pahit

Baca Juga  Saham Mana Yang Menguntungkan Pada Saat Lebaran?

Dari hasil survei inilah, Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatty, bertindak tegas untuk melakukan penghentian kegiatan audisi beasiswa PB Djarum. Pihaknya sebagai pengawas berupaya menegakkan Undang-Undang Perlindungan Anak.

KPAI meminta agar Djarum menghapus seluruh ornamen “Djarum” di setiap gelaran audisi tahunan tersebut. Masalahnya terletak pada Djarum itu sendiri adalah identitas klub Djarum Foundation.

“Yang diminta KPAI harus melepaskan nama Djarum dari seluruh ornamen yang ada di kegiatan. Jadi bagaimana orang tahu ini melakukan pencarian bakat di klub, kalau nama klub tidak boleh ditampilkan?” ujar Budi Darmawan, dikutip dari BBC News Indonesia.

Baca juga: 4 Saham Perusahaan Rokok di Indonesia, Minat?

Sedangkan pada Pasal 35 Ayat (1) huruf c, menyebutkan bahwa pengendalian promosi produk tembakau dilakukan dengan tidak menggunakan logo dan/atau merek produk tembakau pada suatu kegiatan lembaga dan/atau perorangan.

Dan Pasal 37 menyatakan sponsor industri rokok hanya dapat dilakukan dengan tidak menggunakan nama merek dagang dan logo produk tembakau termasuk ” brand image ” produk tembakau.

Baca Juga  Usai Saldo Nasabah Bermasalah, Bank Mandiri Diminta Lakukan ini oleh OJK

Mediasi Antara KPAI dan Djarum Tidak Membuahkan Hasil

Mediasi untuk menemukan jalan tengah sebenarnya sudah dilakukan. Bahkan mediasi tersebut difasilitasi langsung oleh Kemenko Polhukam pada awal September lalu.

Pihak Djarum Foundation setuju untuk tidak mewajibkan anak-anak yang ikut dalam audisi memakai jersey Djarum karena dituding mempromosikan rokok kepada anak-anak.

Baca juga: Resesi Menyapa Ekonomi Dunia, Bagaimana Kabar RI?

Namun, dari pihak KPAI sendiri menginginkan lebih agar para atlet senior beserta legenda bulutangkis yang tergabung di klubnya jugak tidak mengenakan kaus bertuliskan Djarum. Sampai titik itulah, pihak Djarum memutuskan mundur.

Baca juga: Menuai Pro-Kontra, Berikut Beragam Fakta Dibalik Penghentian Audisi Beasiswa PB Djarum! Part 2

Tinggalkan Balasan

Dapatkan Umpan Balik Pelanggan untuk Kesuksesan Bisnis Anda!

PB Djarum dihentikan

Menuai Pro-Kontra, Berikut Beragam Fakta Dibalik Penghentian Audisi Beasiswa PB Djarum! Part 2