in

Imbas dari Lesunya Ekonomi Global, Beberapa Emiten Turunkan Target IHSG

jenis index saham
(C) Shutterstock

Adanya perlambatan ekonomi global mengakibatkan kinerja di perdagangan pasar saham yang melambat. Hal ini rupanya berimbas pada beberapa emiten yang akhirnya turunkan target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  akhir tahun.

Diketahui selain mandiri sekuritas, ada sekuritas yang lainnya seperti Oso Sekuritas, Panin Sekuritas, dan Infovesta Utama Sekuritas juga memangkas `target IHSG hingga akhir tahun nanti.

Baca juga: Pemerintah Janjikan Revisi 72 UU, Investasi Jadi Sorotan Jokowi

Target IHSG diturunkan

Oso Sekuritas

Ike Widiawati, Kepala Riset Oso Sekuritas menyatakan bahwa Oso akan merevisi target IHSG yang semula 6.800 menjadi 6.600.

“Kami melihat ada tekanan dari ancaman krisis global sehingga Oso Sekuritas merevisi target IHSG hingga akhir tahun nanti,” jelas Ike, dikutip dari Kontan.co.id.

Panin Sekuritas

Hal yang serupa juga terjadi pada Panin Sekuritas. Wliliam Hartanto selaku analisis Panin Sekuritas pun turunkan target IHSG mereka akhir tahun. William menjelaskan di akhir tahun ini, IHSG tetap akan menguat tapi terus dibayangi resesi ekonomi Amerika Serikat sehingga ekonominya juga terhambat.

Baca Juga  Rupiah Ada di Posisi Terburuk di Asia

“Panin Sekuritas merevisi target IHSG akhir tahunnya, sebelumnya di level 6.800-7.000 menjadi 6.400-6.800,” ujar William.

William juga menambahkan bahwa ekonomi global yang sedang krisis ini mempengaruhi pada ekonomi Indonesia. Panin Sekuritas turut memperhatikan dampak perang dagang yang menyebabkan ekonomi Indonesia stagnan di level 5%.

Baca juga: Transaksi Besar oleh Sinarmas Sekuritas Ditemukan di Saham GGRM

Sebenarnya ada dua kemungkinan yaitu sisi pesimis dan optimisnya. Menurut William, IHSG akan merosot ke level 6.400-6.500 di akhir tahun ini untuk skenario pesimistisnya. Sedangkan target moderat IHSG bisa mencapai 6.600 dan optimisnya IHSG bisa sampai ke level 6.800.

Namun William juga melihat kondisi perekonomian global saat ini, target 6.400 yang paling mendekati.

Infovestas Utama

Wawan Hendrayana sebagai kepala riset Infovesta Utama juga turut memangkas target IHSG-nya.

“Sebelumnya Infovesta menargetkan di akhir tahun nanti IHSG mampu mencapai 6.700-6.800 namun sekarang di revisi menjadi 6.550-6.600,” jelas Wawan.

Target IHSG Infovesta dipangkas setengah dari yang sebelumnya 10% menjadi 5% . Alasan terbesar revisi menurut Wawan karena adanya ketidakpastian global yang menekan pertumbuhan ekonomi baik dunia maupun domestik.

Baca Juga  Indonesia Naik Kelas, Bagaimana Maksudnya?

Baca juga: Kinerja IDX30 Mengalami Penurunan, Berikut Saham yang Masih Mumpuni Untuk Dikoleksi

Tinggalkan Balasan

72 UU

Pemerintah Janjikan Revisi 72 UU, Investasi Jadi Sorotan Jokowi

cukai rokok naik

Resmi! Cukai Tembakau Naik 23%, Harga Rokok Bakal Naik!