in

Investor Resah, IHSG Terpuruk Se-Asia!

IHSG terburuk se-Asia

Mengawali perdagangan bursa saham Indonesia atau Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini Selasa (24/9/2019) jeblok sebesar 0,28% ke level 6.188,77. Bahkan, IHSG terus mengelami kemerosotan sampai menjadi terpuruk se-Asia. Ditutup terperosok lebih dari 1%.

Baca juga: Revisi UU KPK: Demo Dimana-mana, Penghambat Investor Masuk Indonesia

IHSG Terburuk Se-Asia

Tepatnya, pada pukul 10.30 WIB, IHSG terkoreksi telah melampaui level 1%, yakni 1,14% ke level 6.135,47.

Hanya dua indeks saham di kawasan Asia yang melemah pada hari ini, yaitu IHSG dan KLCI. KLCI merupakan indeks saham acuan di Malaysia. Namun, koreksi yang dibukukan IHSG jauh lebih dalam sehingga menjadikannya indeks saham dengan kinerja terburuk di kawasan Asia.

Ketika IHSG melemah, mayoritas bursa saham utama kawasan Asia justru sedang melaju ke zona hijau.

Perlambatan ekonomi jadi faktor utama

Aksi jual besar-besaran oleh para investor dikarenakan kecemasan investor akan perlambatan ekonomi Indonesia. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mayoritas bursa saham Asia lainnya mencatat kenaikan setelah AS-China sudah mengonfirmasi pertemuan mereja pada bulan depan.

Baca Juga  Ketika Pasar Saham Bergejolak

Baca juga: Imbas dari Lesunya Ekonomi Global, Beberapa Emiten Turunkan Target IHSG

Dikutip dari Kompas.com, IHSG telah merosot 2,2% dalam 4 sesi setelah bank sentral mengingatkan bahwa Indonesia mengalami keterlambatan perekonomian. Hal ini disebabkan dampak dari ekonomi global. Selain itu, prediksi dari bank sentral mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2019 berada di bawah nilai tengah 5-5,4 persen.

Selain itu, menurut analisa dari DBS, pertumbuhan ekonomi negara akan mengalami perlambatan dikarenakan adanya penurunan di sejumlah indikator kunci. Yaitu penjualan semen, aktivitas manufaktur, dan pertumbuhan kredit.

Baca juga: Dirgahayu Jawa Timur ke-74, Warga Nikmati Pemutihan Pajak Kendaraan

Sektor finansial dan barang konsumen merosot

Adapun kinerja IHSG hari ini yang mengalami penurunan secara tajam terdapat pada sektor finansial dan barang konsumen. Saham PT Bank Central Asia (BCA) terkoreksi 1,3 persen. Selain itu, ada juga saham PT Astra International Tbk (ASII) terperosok ke 2,3 persen.

Tinggalkan Balasan

Trader Forex Pemalas Harus Mengikuti 10 Akun Facebook Ini (2)

Trader Forex Pemalas Harus Mengikuti 10 Akun Facebook Ini (2)

5 Tips Yang Dapat Anda Lakukan Untuk Meningkatkan Penjualan Bisnis Online