in

Investor Menanti Saham Unilever Yang Akan Stock Split

saham unilever melakukan stock split

Salah satu emiten blue chip PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), menginformasikan untuk melakukan stock split atau pemecahan nilai saham. Hal ini tentu menjadi kabar yang sangat mengejutkan sekaligus membahagiakan bagi pelaku pasar saham.

Baca juga: Investor Saham, Yuk Pahami ‘Stock Split’ yang Selalu Dinanti

Investor Kecil Bergembira Saham Unilever Stok Split

Stock split saham Unilever dinilai mempunyai dampak positif terhadap investor pasar modal, terutama para investor kecil. Dikutip dari Finansialku.com, hal ini didukung oleh analis Royal Investium Sekuritas, Jason Nasrial, mengatakan, “Efeknya sih biar semakin banyak investor kecil (retail) bisa partisipasi dan ada sedikit boosting ke likuiditas perdagangan saham Unilever.”

Pengumuman ini disambut antusias oleh para pelaku pasar modal domestik. Sejumlah grup pesan singkat Whatsapp investor saham berbondong-bondong saling menginformasikan mengenai kabar gembira ini.

Di samping itu, stock split ini juga diharapkan akan meningkatkan pertumbuhan Bursa Efek Indonesia karena adanya peningkatan likuiditas perdagangan saham UNVR.

Baca juga: Kenali October Effect, Apakah Saatnya Borong atau Jual Saham?

Baca Juga  Saham Bank Turun, Bahkan Sampai Kena ARB

Berapa rasio pemecahan sahamnya?

Hingga saat ini, perseroan belum menyebutkan rasio pemecahan nilai saham UNVR. Hingga akhir perdagangan pekan lalu, nilai saham UNVR diperdaganagkan pada harga Rp47.000/unit.

Mari kita asumsikan jika perseroan melakukan stock split 1:10, maka harga saham berada di level Rp 4.700/ lembarnya. Namun, jika rasionya 1:5, maka harga saham per lembarnya menjadi Rp 9.400.

Tanpa diragukan lagi, stock split yang dilakukan saham UNVR akan membuat investor lebih murah untuk membelinya. Jika ingin membeli satu lot cukup dengan Rp470.000 atau Rp940.000 saja, tidak perlu mengeluarkan uang Rp4,7 juta/lot.

Aset Unilever

Saat ini total jumlah saham yang dicatatkan perseroan di BEI mencapai 7,63 miliar unit saham.

Dari keseluruhan total saham, terdapat 84,99% atau 6.484.877.500 saham yang dimiliki oleh Unilever Indonesia Holding B.V dan sisanya 15.01% atau 1.145.122.500 dimiliki oleh publik atau masyarakat.

Perusahaan yang dipimpin Hermant Bakhsi ini punya nilai kapitalisasi Rp356,61 triliun, merupakan yang terbesar setelah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 1 Juli 2020

Berdasarkan laporan keuangan perseroan kuartal II 2019, nilai aset UNVR saat ini tercatat mencapai Rp21,87 triliun. Tantu, dengan aset yang begitu banyak ini menjadikan saham UNVR banyak diincar oleh para pelaku saham.

Baca juga: Jangan Sampai Keliru! Bedakan Antara Investasi Saham dan Trading Saham (Part 2)

Tinggalkan Balasan

Efek Negatif Memiliki Pekerjaan Sampingan

oversold dan overbought

Gejala FOMO yang Harus Diketahui Para Trader Forex