in

IHSG Darurat! Anjlok 1 Persen di Awal Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan mengalami penurunan berada di level 6.000. Posisi tersebut anjlok 60,66 poin atau 1 persen dibanding akhir pekan.

Dikutip dari CNNIndonesia, RTI Infokom menginfokan bahwa investor melakukan transaksi sebesar Rp 7,33 triliun yang mana sama dengan volume 17,19 miiar saham. Meski melemah, pelaku pasar asing tercatat beli bersih atau net buy di seluruh pasar sebesar Rp143,07 miliar.

Baca juga: Mau Gaji 60 Juta? Yuk Lamar di Beberapa Posisi E-Commerce

Total Saham yang Melemah

Pada penutupan hari ini, sebanyak 131 saham bergerak menguat, 272 mengalami penurunan, sementara 139 lainnya tidak bergerak. Selain itu, diketahui seluruh indeks sektoral terpantau melemah. Diketahui sektor industri dasar memimpin pelemahan sebesar 2,51 persen.

Dilain sisi, rupanya nilai tukar rupiah juga ikut melemah 0,2 persen ke posisi Rp 14.163 per dolar AS pada pukul 16.10 WIB. rupiah bergerak dalam rentang Rp14.135-Rp14.165 per dolar AS.

Mayoritas indeks saham Asia melemah

Terkoreksinya IHSG kali ini ternyata tidak sendirian. IHSG melemah dibarengi dengan melemahnya mayoritas indeks saham Asia lainnya. Kondisi itu ditunjukkan oleh indeks Hang Seng di Hong Kong turun 1,11 persen dan Nikkei225 di Jepang turun 0,16 persen. Sedangkan, Kospi Index di Korea Selatan naik 0,55 persen.

Baca Juga  5 Langkah Diversifikasi Portofolio Investasi

Tak jauh berbeda, indeks saham di Eropa mayoritas koreksi. Indeks DAX di Jerman turun 0,14 persen, FTSE100 di Inggris turun 0,10 persen, dan CAC All-Tredable di Perancis turun 0,23 persen.

Baca juga: Investor Menanti Saham Unilever Yang Akan Stock Split

Faktor penyebab anjloknya indeks saham

Sentimen negatif yang menyelimuti perdagangan saham hari ini terbilang negatif. Dan tidak bisa dipungkiri, faktor utama dari hal ini selain perang dagang AS-China yang belum usai. Yakni ada lagi perang dagang AS-Uni Eropa yang sudah di depan mata. Negara AS yang kita kettahui sebagai negara dengan nilai perekonomian terbesar di dunia malah memperkeruh hubungan dagang dengan blok ekonomi terbesar di dunia.

Untuk fakor selanjutnya datang dari Semenanjung Korea. Diketahui bahwa negosiasi antara negosiator tingkat tinggi Korea Utara dan AS berakhir buruk. Sehingga untuk selanjutnya bisa berdampak pada memudarnya perdamaian antar kedua negara.

Kedua faktor yang memberikan dampak sentimen negatif ini tentu membuat bursa saham AS terbakar. Yang mana artinya juga bisa berpengaruh pada IHSG yang terkoreksi hingga 1 persen pada hari ini.

Baca Juga  Menuai Pro-Kontra, Berikut Beragam Fakta Dibalik Penghentian Audisi Beasiswa PB Djarum! Part 1

Baca juga: 7 Bisnis yang Bakal Laris Manis Saat Mobil Listrik Menjamur di Indonesia (Part 1)

Tinggalkan Balasan

sukses dari kebiasaan kecil

Mulai Sukses Anda dari 4 kebiasaan kecil Ini!

pekerja introvert

Beberapa Alasan Mengapa Introvert Adalah Pekerja yang Baik