in

Bos Gojek Indonesia Dipanggil Jokowi, Jadi Menteri Apa?

Bos Gojek Indonesia Dipanggil Jokowi, Jadi Menteri Apa?

Bos Gojek Indonesia, Nadiem Makarim datang ke Istana Kepresidenan Indonesia di Jakarta, Senin (21/10/2019) untuk memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dilansir dari Kompas, Nadiem yang datang menemui Jokowi mengenakan hem putih, mengaku diminta untuk masuk ke dalam jajaran menteri Kabinet Kerja Jilid 2 untuk masa jabatan 2019-2024. Nadiem mengaku merasa terhormat menerima panggilan dari Jokowi yang baru saja dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia untuk kedua kalinya kemarin.

Nadiem yang lahir di Singapura, 35 tahun yang lalu itu mengungkapkan, usai bertemu Jokowi sudah diberitahu bakal menempati posisi sebagai salah satu menteri. Hanya saja, Nadiem masih ogah menyebutkan menjadi menteri apa nantinya di Kabinet Kerja Jilid 2 Jokowi-Ma’ruf Amin. Menurutnya, mengumumkan siapa sebagai menteri apa adalah hak prerogatif Presiden RI. Yang jelas, pria yang menjabat sebagai pendiri sekaligus CEO Gojek Indonesia sejak tahun 2011 itu menegaskan siap memangku amanah sebagai menteri.

Jadi Menteri Apa?

Seusai bertemu dengan Presiden Jokowi, Nadiem mengaku diajak berbicara soal beberapa topik oleh orang nomor 1 di RI tersebut. Keduanya membicarakan soal reformasi birokrasi, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan investasi. Selain itu, Nadiem mengaku juga diajak bicara terkait tema-tema yang dipaparkan oleh Jokowi saat berpidato usai pelantikan kemarin.

Baca Juga  Daftar Lengkap Nama Menteri Kabinet 2019-2024

Materi yang dibicarakan Nadiem dengan Jokowi dapat menjadi acuan posisi menteri apa yang akan dijabatnya nanti. Pada Kabinet Kerja Jilid 1 kemarin ada posisi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang dijabat oleh Asman Abnur. Bisa juga Menteri Dalam Negeri yang di dalamnya terdapat Badan Pengembangan SDM. Atau, bisa juga Nadiem ditunjuk sebagai Menteri Perhubungan yang tahun lalu diduduki Budi Karya Sumadi, mengingat basisnya sebagai pengusaha trasportasi online.

Selama ini nama Nadiem sudah diprediksi bakal mengisi salah satu posisi yang diinginkan Jokowi jika terpilih menjadi presiden lagi. Terlebih, Jokowi memiliki tekad bulat untuk mengembangkan ekonomi berbasis digital. Dilansir dari Kompas.com, Jokowi juga pernah mengungkapkan rencana menghadirkan Kementerian Digital dan Ekonomi Kreatif. Nadiem kah orangnya?

Rela Mundur Sebagai CEO Gojek Indonesia

Demi memangku jabatan sebagai menteri di Kabinet Kerja Jilid 2, Nadiem rela mundur sebagai CEO Gojek Indonesia yang sudah dijabatnya selama delapan tahun terakhir. Jabatan dan kewenangannya di perusahaan ojek online itu sudah dilepasnya terhitung sejak Senin (21/10/2019) ini.

Baca Juga  Gojek Xcelerate, Program Gibran dan Gojek Siap Latih 20 Startup Jadi Unicorn

Selama ini, Gojek Indonesia dikenal sebagai salah satu perusahaan rintisan alias startup yang cukup sukses. Meski sempat menuai pro-kontra di kalangan masyarakat, perlahan tapi pasti, Gojek sudah berstatus perusahaan decacorn atau perusahaan yang memiliki valuasi lebih dari 10 miliar dollar AS.

Selain di Indonesia, Gojek juga sudah merambah pasar Asia Tenggara. Anda bisa menemui para pengemudi ojek online dengan logo Gojek di luar Indonesia, seperti di Filipina, Thailand, Vietnam dan Singapura.

Tinggalkan Balasan

investasi yang tidak terpengaruh inflasi

Mengenal Lebih Dalam Serba-serbi Inflasi (Part 2)

Wishnutama Terima Pinangan Jokowi Jadi Menteri, Gimana Kabar NET TV?