in

Cukai Rokok Resmi Naik, Begini Rinciannya!

cukai rokok naik

Resmi menjabat kembali sebagai Mentri Keuangan pada kabinet baru Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sri Mulyani mengeluarkan Peraturan tentang cukai tembakau. Peraturan terbaru ini tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 152 tahun 2019, yaitu tentang tarif cukai hasil tembakau.

“Mengubah Lampiran III dan Lampiran IV Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1485) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 156/PMK.010/2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 146/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1637), sehingga menjadi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini,” bunyi Pasal I PMK tersebut, seperti yang dikutip detik.com, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Resmi! Cukai Tembakau Naik 23%, Harga Rokok Bakal Naik!

Mulai 1 Januari 2020 nanti, tarif cukai rokok akan naik rata-rata sebesar 21,56%. Dengan kenaikan harga jual eceran (HJE) rokok rata-rata sebesar 35%. Kenaikan tarif cukai rokok terbesar yakni ada pada jenis rokok Sigaret Putih Mesin (SPM) yaitu sebesar 29,96%. Untuk cukai rokok jenis Sigaret Kretek Tangan Filter (SKTF) nantinya akan naik sebesar 25,42%. Sigaret Kretek Mesin (SKM) 23,49%, dan Sigaret Kretek Tangan (SKT) naik sebesar 12,84%.

Baca Juga  Pajak Penghasilan Dilonggarkan Jadi 20 Persen di 2021

Sedangkan, jenis produk tembakau seperti tembakau iris, rokok daun, sigaret kelembek kemenyan, dan cerutu tidak mengalami kenaikan tarif cukai. Tembakau iris, rokok daun, sigaret kelembek kemenyan, dan cerutu tak mengalami kenaikan tarif cukai, dikarenakan pangsa pasar dan sumbangsihnya yang dinilai tergolong kecil dibandingkan dengan SPM, SKM, SKT dan SKTF. Sebagai informasi, pemimpin pasar industri rokok seperti GGRM dan HMSP sekitar 70-90% penjualannya berasal dari SKM, lalu disusul oleh penjualan SKT dan SPM.

Baca juga: Cukai Rokok Naik: Industri, Konsumen, dan Investor Rokok Kelimpungan

Tinggalkan Balasan

Sri Mulyani jadi Menkeu ketiga kalinya

Utang Negara Terus Bertambah, Sri Mulyani Harus Bagaimana?

https://www.liputan6.com/tekno/read/4092873/nadiem-makarim-ditunjuk-jadi-menteri-pendidikan-dan-kebudayaan

Mulai dari Nol, Berikut Tugas Utama Nadiem Makariem dari Mantan Mendikbud Muhadjir Effendy