in

Menteri Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Maju

Line-up Menteri Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Maju

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin sudah mengumumkan susunan menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/10/2019) pagi. Menarik untuk mengetahui line-up menteri bidang perekonomian dalam kabinet pemerintahan Jokowi masa bakti 2019-2014 tersebut.

Berikut Line-up Menteri Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Maju

Menko Perekonomian

Sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian), Presiden Jokowi menunjuk Airlangga Hartarto. Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar itu menjabat sebagai Menteri Perindustrian di Kabinet Kerja Jokowi 2014-2019.

Penunjukan Presiden Jokowi pada sosok Airlangga dinilai tepat. Sebab, sebelum terjun sebagai politikus, pria kelahiran Surabaya, 1 Oktober 1962 itu memiliki latar belakang sebagai pengusaha.

Menteri Keuangan

Presiden Jokowi menunjuk Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan. Jabatan di kabinet ini menjadi amanah ketiga kalinya yang diterima mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Sri Mulyani yang lahir di Tanjungkarang, Lampung, 26 Agustus 1962, memiliki latar belakang sebagai seorang profesional, bukan politisi. Sebelum menjabat sebagai menteri, jebolan Universitas Indonesia tersebut adalah seorang ekonom.

Menteri Perindustrian

Jabatan Menteri Perindustrian diberikan Presiden Jokowi kepada Agus Gumiwang Kartasasmita. Pada Kabinet Kerja, pria kelahiran Jakarta, 3 Januari 1969 itu adalah Menteri Sosial.

Agus memiliki latar belakang sebagai politisi dari Partai Golkar. Sebelum menjadi Menteri Sosial, ulusan Universitas Pasundan Bandung ini pernah menduduki gedung DPR RI sebagai anggota Fraksi Golkar masa bakti 2009-2018.

Baca Juga  Mulai dari Nol, Berikut Tugas Utama Nadiem Makariem dari Mantan Mendikbud Muhadjir Effendy

Menteri Perdagangan

Presiden Jokowi memberikan amanah jabatan Menteri Perdagangan kepada Agus Suparmanto. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menggantikan Enggartiasto Lukita.

Yang menarik, pria yang masih menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) hingga tahun 2022 itu juga punya latar belakang sebagai pengusaha. Agus tercatat sebagai Direktur Utama PT Galangan Manggar Biliton (GMB).

Menteri Pertanian

Posisi Menteri Pertanian diberikan Presiden Jokowi kepada Syahrul Yasin Limpo. Pria kelahiran Makassar, 16 Maret 1955 ini sebelumnya pernah menjadi Gubernur Sulawesi Selatan dan Bupati Gowa.

Syahrul berangkat dari latar belakang sebagai Politisi Partai Nasdem yang mengusungnya. Sebagai birokrat, alumni Universitas Hassanudin ini pernah mendapatkan penghargaan sipil Bintang Mahaputera Utama.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas

Suharso Monoarfa mendapat tugas sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan (PPN)/Bappenas oleh Presiden Jokowi. Sebelumnya, pria kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, 31 Oktober 1954 itu pernah duduk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) pada masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

Jabatan sebagai Menteri Perumahan Rakyat Indonesia pada kabinet pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun pernah dipangkunya. Mantan Pelaksana Tugas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan ini juga tercatat berangkat dari background sebagai pengusaha.

Baca Juga  Resmi! Cukai Tembakau Naik 23%, Harga Rokok Bakal Naik!

Menteri Kelautan dan Perikanan

Menteri Kelautan dan Perikanan pada pemerintahan Presiden Jokowi kedua kalinya ini dijabat oleh Edhy Prabowo. Pria kelahiran Muara Enim, Sumatra Selatan, 24 Desember 1972 itu menggantikan Susi Pudjiastuti yang tak masuk kabinet kali ini.

Sebelumnya, Edhy merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra. Bahkan, jabatan sebagai Wakil Ketua Umum Gerindra juga pernah diemban lulusan Universitas Moestopo Beragama tersebut.

Menteri Ketenagakerjaan

Presiden Jokowi memberikan jabatan Menteri Ketenagakerjaan kepada seorang wanita bernama Ida Fauziah. Wanita kelahiran Mojokerto, 16 Juli 1969 itu menggantikan menteri sebelumnya, Hanif Dhakiri.

Yang menarik, sebelumnya Ida pernah duduk di kursi dewan di DPR RI selama masa pemerintahan empat presiden sekaligus, yakni mulai masa Presiden Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, hingga Joko Widodo. Alumni IAIN Sunan Ampel tersebut tetap setia di bawah bendera Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara)

Erick Thohir mendapat kepercayaan dari Presiden Jokowi untuk mengemban jabatan sebagai Menteri BUMN. Pria kelahiran 30 Mei 1970 itu menggantikan Rini Soemarno, menteri sebelumnya.

Baca Juga  Dampak Mati Listrik 4 Agustus di Bidang Trasportasi. Apa Saja?

Pengusaha menjadi latar belakangnya sebelum ditunjuk menjadi menteri. Erick tercatat sebagai pendiri dan Komisaris Utama Mahaka Group, pemegang saham Persib Bandung Juara, mantan pemegang saham Inter Milan, pemilik klub DC United (Amerika), Presiden Direktur Antv, dan lain-lain.

Menteri Koperasi dan UKM

Jabatan Menteri Koperasi dan UKM (Usaha Kecil Menengah) diberikan Presiden Jokowi kepada Teten Masduki. Sebelumnya, tugas sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia diembannya.

Pria kelahiran Garut, 6 Mei 1963 itu punya latar belakang sebagai aktivis. Sejumlah penghargaan pernah didapatnya, antara lain Suardi Tasrif Award 1999, Alumni Berprestasi IKIP Bandung 2000 (sekarang Universitas Pendidikan Indonesia), dan Penghargaan Ramon Magsaysay 2005.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Wishnutama Kusubandio ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pria kelahiran Jayapura, 4 Mei 1970 itu menggantikan menteri sebelumnya, Arief Yahya.

Latar belakang sebagai pengusaha di bidang pertelevisian menjadi bidang keahliannya. Pernah dibesarkan oleh Trans Corp (Trans TV dan Trans 7), Wishnutama kemudian mendirikan televisi sendiri, NET TV.

Nah, itulah tadi deretan menteri pembantu Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Line-up Kabinet Indonesia Maju 2019-2024.

Tinggalkan Balasan

Resesi Ekonomi

Resesi Ekonomi, Masih Mungkinkah melakukan Investasi

Nasib Saham perusahaan Erick Thohir

Erick Thohir Baru Sehari Jadi Menteri, 10 Saham BUMN Terbang