in

Erick Thohir Baru Sehari Jadi Menteri, 10 Saham BUMN Terbang

Nasib Saham perusahaan Erick Thohir

Erick Thohir sang pendiri Mahaka Group pada Rabu (23/10) kemarin telah sah ditetapkan sebagai menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh Presiden Jokowi. Dan pada pagi tadi, Erick juga mengajukan beberapa nama wakil menteri BUMN. Selain itu, hari pertama Erick menjadi menteri, beberapa saham BUMN mengalami penguatan.

Baca juga: Begini Nasib Saham Perusahaan Erick Thohir Setelah Dia Ditunjuk Jadi Menteri

Wamen BUMN

Indonesia memiliki sejumlah perusahaan BUMN yang mencapai 142 perusahaan. Dalam mengatur jumlah yang sekian banyaknya tersebut, tentu Erick membutuhkan sosok wakil menteri. Seorang figure yang bakal membantunya bertugas selama 5 tahun ke depan.

Salah satu nama yang ramai diperbincangankan cocok menjadi wamen adalah Kartika Wirjoatmodjo. Erick merasa Kartika adalah sosok yang pas sebagai wamen, yang mana saat ini ia menjabat sebagai Direktur Utama di PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

“Iya salah satu kandidat saya rasa profesional dan lebih muda dari saya kan,” kata Erick usai serah terima jabatan di Kementerian BUMN, dikutip dari CNBCIndonesia.

Baca Juga  Rumuskan Tiket Pesawat-Hotel, Menhub Pastikan Tidak ada yang Dirugikan

Selain itu, kemungkinan dipilihnya para petinggi BUMN lainnya juga sama besarnya dengan Kartika. Intinya, siapa pun yang terpilih nanti akan menjadi sorotan pelaku pasar.

Nantinya, bakal ada perubahan susunan direksi BUMN jika wamen sudah ditetapkan. Perubahan struktur direksi tentunya menjadi salah satu faktor yang dicermati pelaku pasar. Karena jabatan strategis tersebut bertanggung jawab dalam mengarahkan aktifitas bisnis BUMN.

Baca juga: Gebrakan Baru yang Dijanjikan Mendikbud Nadiem

Pergerakan Saham BUMN

Baru sehari jadi menteri, harga saham emiten pelat merah bergerak cukup stabil bahkan cenderung menguat.

Tercatat pada penutupan perdagangan sesi I BEI, dari total 20 emiten BUMN yang melantai di bursa, ada 10 emiten yang menguat, 3 yang terkoreksi, sementara 7 lainnya melaju stagnan.

Yang mencapai puncaknya hari ini datang dari BUMN perbankan. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) memimpin dengan penguatan sebesar 3,97% menjadi Rp 7.850/unit saham. Lalu disusul oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang masing-masing menguat 2,07% dan 1,67%.

Baca Juga  Sudah Adakah Pertanda Resesi Ekonomi 2020?

Di lain sisi, emiten yang terkoreksi yakni PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 0,2%, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) turun 0,82%, dan PT Indofarma Tbk (INAF) melemah 1,79%.

Baca juga: Utang Negara Terus Bertambah, Sri Mulyani Harus Bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Line-up Menteri Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Maju

Menteri Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Maju

menjual saham berharga tinggi

Waktu Terbaik untuk Menjual Saham Berharga Tinggi