in

Agus Suparmanto, dari Santri, Pengusaha, Jadi Menteri Perdagangan

Agus Suparmanto, dari Santri, Pengusaha, Jadi Menteri Perdagangan

Agus Suparmanto ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) dalam komposisi Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. Penunjukan ini dirasa tepat, lantaran sebelum menjadi politisi, Agus punya latar belakang sebagai pengusaha.

Tak banyak informasi yang bisa digali di internet mengenai sosok Agus ini. Bahkan, halaman Wikipedianya juga sangan minim informasi detil, dan terkesan baru dibuat sesaat setelah namanya masuk jajaran menteri kabinet Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Yang jelas, sebelum menggantikan Menteri Perdagangan sebelumnya, Enggartiasto Lukita (dari Partai Nasdem), Agus sudah menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI). Bahkan, jabatan ‘sampingan’ tersebut sudah diembannya selama dua periode.

Tak hanya di dalam negeri, Agus rupanya juga memiliki pengalaman berorganisasi di level Asia. Agus terpilih sebagai Wakil Presiden FCA (Fencing Confederation Of Asia/konfederasi Anggar seluruh Asia) periode 2017-2020 melalui General Assembly di Tokyo, Jepang.

Seorang Santri

Agus Suparmanto juga mempunyai latar belakang santri. Fakta ini diketahui dari tulisan H. R. Santoso, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Penasihat Hukum Indonesia (IPHI) dalam laman KBRN.

Baca Juga  Penjualan Listrik PLN Meningkat akibat WFH

Fakta bahwa Agus adalah seorang santri ini tak mengherankan. Sebab, pria kelahiran Jakarta, 23 Desember 1965 itu terjun ke dunia politik tanah air juga melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Seperti diketahui partai berlatar belakang Islam itu memiliki ikatan kuat dengan Ormas Islam, Nahdlatul Ulama (NU).

Dalam laman yang sama disebutkan, Agus menghabiskan masa kecilnya di Kota Jakarta. Agus pernah bersekolah di SD Budhaya Jakarta, SMPN 14 Jakarta, SMAN 8 Jakarta, dan menyelesaikan Pendidikan S1 di Universitas Nasional. Dalam tulisannya, H. R. Santoso juga menuliskan bahwa Agus sempat juga menimba ilmu agama di Pondok Pesantren di salah satu kota kecil di Jawa Timur.

Ketika mendapatkan amanah sebagai menteri dari Presiden Jokowi, sebagai seorang santri, Agus menerimanya. Sebab, berdasarkan pesan dan ajaran para kiai, agar santri meningkatkan kemampuan untuk turut mengisi pembangungan, menghilangkan kemiskinan dan membangun kesejahteraan rakyat.

Pengusaha Galangan Kapal

Agus Suparmanto memiliki latar belakang sebagai pengusaha sukses, seperti yang disampaikan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Rosan P. Roeslani dilansir dari laman CNBC Indonesia. Rosan mengaku sudah lama mengenal Agus, yang merupakan suami dari keponakannya.

Baca Juga  Bu Susi Tak ada di Daftar Kabinet, Netizen: We Want Susi

Rosan menyebut Agus punya karakter teliti dan mau mendengarkan orang lain. Hal ini dirasa cukup menjadi modalnya dalam menggerakkan roda Kementrian Perdagangan dalam lima tahun ke depan.

Di dunia usaha, nama Agus terekam sebagai seorang pengusaha profesional dan CEO di berbagai perusahan. Salah satunya, Agus merupakan Direktur Utama PT Galangan Manggar Biliton (GMB).

Dari sumber berita tahun 2016, GMB pernah terpilih dalam tender proyek penggarapan pembangunan galangan atau dok kapal di Manggar, tepatnya di Pelabuhan Sungai Manggar, Kabupaten Belitung Timur. Dalam proyek tersebut, GMB menggandeng anak usaha PT Timah Tbk, yaitu PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (PT DAK).

Selain itu, GMB merupakan perusahaan yang bergerak di bidang reparasi maupun untuk pembuatan kapal baru. Perusahaan ini biasa menggarap kapal-kapal yang berbahan dasar baja, alumunium dan fiberglass.

Tinggalkan Balasan

tips memilih broker emas

Investasi Emas Jauh Lebih Menguntungkan, Benarkah?

Nasib Saham perusahaan Erick Thohir

Rahasia Sukses ala Menteri Erick Thohir (Part 1)