in

Gojek Ditinggal Nadiem, Apakah Jadi IPO ?

Bos Gojek Indonesia Dipanggil Jokowi, Jadi Menteri Apa?

Diketahui sebelumnya bahwa ada sejumlah perusahaan rintisan alias startup dalam negeri, salah satunya Gojek, akan mempertimbangkan rencana IPO. Dikabarkan Gojek sempat merencanakan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca juga: Sah! Nadiem Makarim jadi Mendikbud

Bagaimana tanggapan OJK?

Hoesen, kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), mengatakan bahwa belum ada pembicaraan lebih lanjut dengan pihak Gojek apakah jadi IPO atau tidak sampai detik ini.

“Gojek katanya mau listing, dual listing di Indonesia dan negara lain, itu baru rencana. Sekarang beliau (Founder Go-Jek Nadiem Makarim) jadi menteri. Jadi enggak? yah enggak tahu. Saya sih gak tahu, gak pernah bicara sampai sejauh itu,” ungkap Hoesen, dikutip dari CNBC Indonesia.

Baca juga: Nadiem Bakal Jadi Menteri, Bagaimana Nasib GoJek?

Kendala startup saat ingin IPO

Menurut Hoesen, ada beberapa hal yang membuat startup enggan melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Salah satu diantaranya adalah terkait transparasi bisnis yang memengaruhi persaingan antar startup.

Baca Juga  Bunga Deposito Bank Hingga 7,2%  Per 30 Agustus 2019

“Ini dugaan saya, kalau startup itu sekarang IPO, kan jadi transparan. Padahal itulah kompetitif mereka, soal ranah binis mereka seperti apa. Kan kayak peer to peer begitu, mereka jadi ketahuan kan [rahasianya], jadi bisa dibuatin tuh ratusan hingga ribuan bisa membuat aplikasi yang sama ” jelas Hoesen.

Oleh karena itu, Hoesen pun tidak terlalu berharap dan memaksaka start up untuk mencatatkan sahamnya di bursa. Meskipun, banyak dari pelaku saham sangat menantikan kabar bahwa akan ada startup unicorn ataupun decacorn yang bakal melantai di Bursa. Well, let’s see!

Baca juga: Masuk dalam Kabinet Kerja Jilid 2, Inilah Profil Nadiem Makarim si Pendiri GoJek

Tinggalkan Balasan

Jokowi Yakin Tahun 2045 Indonesia Masuk 5 Besar Ekonomi Dunia

tips Menghindari Kehancuran dalam Masa Resesi Ekonomi

Sepekan Jokowi Dilantik Presiden, Dolar AS Bergerak Stabil