in

Pernah Kehilangan Pelanggan, Saham Netflix Mengalami Kemerosotan

saham netflix mengalami penurunan

Bulan November merupakan bulan yang kelam bagi beberapa emiten. Tak terkecuali Netflix. Untuk pertama kalinya, saham Netflix pernah anjlok hingga 10,3 persen.

Kehilangan pelanggan

Dalam laporannya, Netflix menyebutkan bahwa perusahaannya telah mengalami kerugian lebih dari 16 miliar dolar AS atau sekitar Rp 222 triliun. Rupanya anjloknya saham disebabkan oleh banyaknya pelanggan berbayar yang meninggalkan layanan hiburan streaming ini. Tercatat, ada 126.000 pelanggan berbayar di AS yang meninggalkan Netflix.

Baca juga:  Wah! Dengan Nilai Tahun 2018, Peserta Bisa Ikut Seleksi CPNS 2019

Harga langganan yang naik menjadi pemicu utama

Untuk pertama kalinya pada bulan Juli 2019 sejak tahun 2011, Netflix kehilangan banyak pelanggannya. Rupanya hal ini dipicu oleh naiknya biaya berlangganan regional dan penurunan konten.

Pada awalnya pelanggan Netflix diharuskan membayar 10 dollar AS untuk menikmati 2 layanan dari Netflix. Yakni layanan penyewan DVD online-nya dan layanan streaming on-demand seperti sekarang. Namun, kemudian Netflix memisahkan kedua layanan tersebut dengan dua jenis paket berbeda. Dikutip dari Kompas, rencana ini rupanya juga jadi pemicu banyaknya pelanggan yang lari.

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 23 Desember 2019

Pelanggan global justru meningkat

Meskipun saham Netflix dilanda kemerosotan, pihaknya masih memiliki harapan pada kuartal berikutnya. Mereka memprediksi akan ada tambahan 7 juta pelanggan berbayar, dan meraup pendapatan hingga 5,25 miliar dollar AS (Rp 72,9 triliun).

Baca juga: Mengapa Negara-Negara Ini Membuang Dolar AS?

Netflix sangat optimis lantaran jumlah pelanggan berbayar global justru meningkat seiring dengan ekspansi yang dilakukannya. Jumlah pelanggan berbayar Netflix bertambah 2,83 juta dari estimasi 4,81 juta pelanggan.

Adapun beberapa serial andalannya menjadi harapan kebangkitan Netflix. Seperti “Stranger Things”, “The Crown”, dan “Orange is the New Black” yang akan memasuki musim penayangan baru.

Baca juga: Gawat! Hong Kong Sudah Resesi, Apakah Berimbas ke Indonesia?

Tinggalkan Balasan

pay later

Risiko Pay Later yang Wajib Anda Ketahui!

saham netflix mengalami penurunan

Sri Mulyani Kejar Pajak Netflix dan Spotify