in

Ahok Ditolak Jadi Bos oleh Sederet Serikat Kerja Pertamina

Ahok bakal jadi bos pertamina

Diketahui, Menteri BUMN (BadanUsaha Milik Negara) Erick Thohir berencana menjadikan Basuki Tjahaja Purnama,Mantan Gubernur DKI, yang sering dikenal Ahok sebagai salah satu pimpinan perusahan plat merah.

Ahok diberitakan bakal menjadi pimpinan PT Pertamina (Persero), BUMN yang bertugas mengelola penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Namun, keputusan ini rupanya ditentang oleh banyak orang. Ahok ditolak jadi bos pertamina oleh sederet serikat kerja pertamina.

Ahok Dinilai Sering Membuat Keributan

Serikat pekerja Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak bila benar Ahok menjadi pimpinan di sana. Lebih lanjut, Presiden FSPPB Arie Gumilar menilai Ahok merupakan sosok orang yang kerap buat keributan.

Baca juga: Ahok Bakal Jadi Bos Pertamina, Apa saja Tugasnya?

“Kita tahu perilaku Pak Ahok itu kan kata-katanya kasar, sering bikin keributan. Pertamina ini perusahaan strategis, yang menjamin untuk seluruh rakyat dalam suplai BBM. Kalau di dalamnya nanti dibikin gaduh gimana bisa maksimal melayani masyarakat,” kata Arie, dikutip dari detikfinance.

Baca Juga  IHSG Menguat, Pengaruh Penurunan KUR?

Menurut Arie, Ahok tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah (Permen) tentang syarat BUMN untuk menjabat di Pertamina, baik tingkat Komisaris maupun Dewan Direksi.

“Salah satunya di situ kan ada tidak punya masalah keterkaitan dengan masalah hukum, kemudian berperilaku baik,” tuturnya.

Tak hanya itu, Dalam Instagram @ariegoem, ia mengunggah foto dengan caption,” Spanduk penolakan FSPPB Tukang bikin rusuh, bikin gaduh, pemberang, biang kekacauan, koruptor dan bermulut kotor tidak diterima di PERTAMINA,” tulisnya di akun Instagramnya, Jumat (15/11/2019).

Kriteria Bos Pertamina Pilihan Serikat Pekerja

Arie Gumilar sendiri juga mengutarakan bahwamenginginkan sosok pemimpin yang bukan seperti Ahok, melainkan orang dalam Pertamina. Menurutnya, banyak orang dalam Pertamina yang lebih pantas.

“Kalau ditanya siapa sih yang pantas? yang pantas pasti pengambil keputusan lah yang tahu. Kalau dari kami bahwa yang pa ham Pertamina. Yang paham Pertamina ya pastinya orang Pertamina. Ya silahkan pilihlah kader-kader Pertamina. Saya pikir tidak kurang orang Pertamina kader-kader yang baik,” jelas Arie, dikutip dari detikfinance.

Baca Juga  Menkeu: Kesetaraan Gender Tidak Hanya dari Sisi Moralitas

Tinggalkan Balasan

Otoritas Jasa Keuangan

Kenalan dengan OJK. Sejarah dan Visi Misinya

Sebelum mengajukan kartu kredit, penting bagi Anda untuk beberapa ketentuan di dalamnya. Berikut adalah beberapa ketentuan kartu kredit paling umum yang perlu diketahui semua orang

Memiliki Lebih dari 1 Kartu Kredit? Ini Manfaatnya! (Part 2)