in

Siap-siap, Pemerintah Akan Larang Rokok Elektrik dan Vape!

rokok elektrik dan vape

Pemerintah RI mewacanakan pelarangan produk rokok elektrik dan vape, yang belakangan ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Wacana larangan tersebut diusulkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dikutip dari detik.com, Kepala BPOM, Penny Lukito, mengatakan bahwa usulan tersebut nantinya akan masuk dalam revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

“Ya harus ada payung hukum. Kalau belum ada BPOM tidak bisa mengawasi dan melarang. Payung hukumnya bisa revisi PP 109,” kata Penny.

Baca juga: Pendaftaran Dibuka Hari ini, 20.000 Orang Serbu Portal CPNS

Penny mengungkapkan, ada beberapa fakta ilmiah yang sudah ditemukan BPOM sekaligus menjadi dasar usulan pelarangan electronic nicotine delivery system (ENDS) di Indonesia. Bahkan, BPOM menemukan bahwa bahan baku vape mengandung senyawa kimia yang berbahaya.

“Fakta ilmiah BPOM menemukan bahwa rokok elektronik mengandung senyawa kimia berbahaya bagi kesehatan, diantaranya: nikotin, propilenglikol, Perisa (Flavoring), logam, karbonil, serta tobacco specific nitrosamines (TSNAs), dan diethylene glycol (DEG),” jelas Penny.

Baca Juga  Cukai Rokok Resmi Naik, Begini Rinciannya!

Tak Ada Bukti Vape Sebagai Terapi Berhenti Merokok

Penny juga menjelaskan bahwa kajian yang menyatakan rokok elektrik dan vape sebagai terapi berhenti merokok merupakan hasil kajian yang subyektif. Penny pun menjelaskan bahwa, WHO juga tidak menemukan bukti yang kuat, bahwa rokok elektrik dan vape sebagai terapi berhenti merokok.

“WHO menyatakan tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan rokok elektronik dapat digunakan sebagai terapi berhenti merokok,” tegasnya.

Baca juga: Iuran Naik, Dirut BPJS: Lebih Murah Dibanding Harga Pulsa

Wacana pelarangan penggunaan rokok elektrik dan vape inipun sudah dikoordinasikan kepada Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK). Selanjutnya agar BPOM bisa melarang penggunaan rokok elektrik dan vape harus ada payung hukum. Salah satu yang ditempuh adalah melalui revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Deretan E-Commerce Beri Diskon Besar-besaran di Harbolnas 11.11

IPO (Initial Public Offering)

Apa Itu IPO (Initial Public Offering)?