in

Biaya Pembuatan Sertifikat Halal

sertifikat halal

Dalam artikel sebelumnya, kita pernah membahas mengenai alur pembuatan sertifikat halal. Nah kali ini, kita akan merinci berapa sih biaya yang dibutuhkan dalam membuat sertifikat halal. Dan kira-kira sanksi apa yang diberikan bagi yang melanggar?

Baca juga: Entrepreneurs, Jangan Lupa Membuat Sertifikat Halal ya! Simak Caranya!

Biaya pembuatan

Dikutip dari cermati.com, besaran biaya sertifikasi halal akan dibedakan antara usaha mikro atau kecil, menengah, dan besar. Tarif untuk usaha kecil dijanjikan lebih murah. Bahkan bisa disubsidi pemerintah.

Jadi tidak semua pelaku usaha ditarif dengan biaya yang sama. Semuanya kembali lagi tergantung dengan jenis usaha, jenis produk, atau lainnya. Berikut kisaran harganya:

Biaya pendaftaran sertifikat halal = Rp100 ribu – Rp500 ribu
Biaya pemeriksaan atau pengujuan produk = Rp3,5 juta – Rp4 juta
Biaya penerbitan sertifikat:
Usaha kecil dan menengah = Rp150 ribu – Rp1,5 juta
Usaha menengah dan besar = Rp1,5 juta – Rp5 juta.

Baca juga: Dirjen Pajak Siap Menagih Youtuber yang Pamer Saldo Rekening

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 13 Maret 2020

Sanksi bagi si pelanggar

Berikut ini merupakan sanksi administrasi maupun pidana yang diberikan bagi si pelanggar:

1. Tidak memisahkan lokasi, tempat dan alat PPH. Maka akan dikenai sanksi administrasi berupa peringatan tertulis dan denda administratif

2. Tidak melakukan kewajiban, seperti sudah dapat sertifikat halal tapi tidak mencantumkan label halal di produk, memperbaharui sertifikat halal yang kedaluwarsa. Maka akan dijerat dengan sanksi administratif, berupa peringatan tertulis, denda administratif, dan sertifikat halal dicabut

3. Tidak melakukan resgitrasi sertifikat halal. Maka, diberikan sanksi administratif, berupa penarikan barang dari peredaran

4. Tidak menjaga kehalalan produk yang telah mendapat sertifikat halal. Maka, pelaku usaha bisa dipidana penjara maksimal 5 tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar

5. Setiap orang yang terlibat dalam proses JPH dan tidak menjaga kerahasiaan formula yang diserahkan pelaku usaha. Maka, sanksinya dapat dipidana penjara maksimal 2 tahun dan denda maksimal Rp2 miliar.

Baca juga: Saham IPO Enaknya Short-Trading atau Long Term Investasi ya?

Baca Juga  BEI Mengubah Batas Auto Rejection ke 7%

Tinggalkan Balasan

3 Teknik Dasar Trading Forex yang Wajib Diketahui Trader

Saham IPO Enaknya Short-Trading atau Long Term Investasi ya?

Ragam Investasi

Dampak 6 Produk Reksa Dana Minna Padi yang Dibubarkan OJK Terhadap IHSG