in

CrazyRichSurabayan Mengungkap Gagalnya MatahariMall.com

mataharimall.com
pict source: wikipedia

Salah satu CrazyRichSurabyan yang juga Bos Lippo Group yakni Mochtar Riady menceritakan kegagalannya dalam mengembangkan salah satu bisnisnya, MatahariMall.com.

Baca juga: Bitcoin di Mata Warren Buffet Seperti Racun Tikus

MatahariMall.com salah langkah

Mochtar Riady berusaha menjadikan Matahari Departement Store menjadi MatahariMall.com alias toko online. Sayangnya, di tengah maraknya e-commerce yang sukses, tak berlaku buat bisnis ritel raksasa itu yang merambah sektor e-dagang.

Padahal, pada saat pengembangan Mataharimall.com, pihak Lippo sangat condong ke ranah teknologi. Bahkan samapai mempekerjakan sekitar 300 orang teknisi.

“Dia lupa sebenarnya MatahariMall.com itu perlu memposisikan diri sendiri, apakah itu buka toko di internet atau itu adalah bangun pasar di internet. Ini mesti jelas. Baik dalam pembukaan toko maupun membangun pasar intinya adalah barang dagangan, bukan teknisinya itu,” kata Mochtar, dikutup dari detikfinance.

Baca juga: Pernah Hidup Susah Hingga Punya Harta Triliunan, Ini Dia Profil Pengusaha Sukses Almarhum Ciputra

Pelajaran kegagalan sebagai langkah kesuksesan yang lainnya

Mochtar juga menambahkan bahwa pengalaman ini sangatlah penting untuk dibagikan kepada orang-orang. Terutama yang berminat ingin mngembangkan bisnisnya ke ranah online.

Baca Juga  Belanja Online dengan Kartu Kredit? ini Tips Amannya

Dia menceritakan pengalaman tersebut agar orang-orang bisa lebih hati-hati, yang mana dalam mengembangkan perdagangan melalui perangkat digital, teknologi hanya salah satu instrumen untuk menyampaikan informasi. Barang yang dijualbelikan, itu tetap yang paling diutamakan.

“Ini adalah kegagalannya daripada MatahariMall.com, dan tadi saya kemukakan ini, usaha itu selalu harus mulai dari kecil, dan dia pelan, pelan, pelan itu menjadi besar. Tidak bisa langsung jadi besar, terkecuali perusahaan-perusahaan pemerintah itu lain soal,” jelas Mochtar, dikutip dari detikfinance.

Belajar dari kesalahan tersebut, kegagalan itu pun dijadikan sebagai pelajaran. Saat perusahaannya merambah ke bisnis e-wallet (dompet elektrik), yakni OVO.

“Nah keberhasilan daripada OVO ini adalah tidak ulangi lagi kegagalan daripada MatahariMall.com,” tambah Mochtar.

Baca juga: Sudah Hengkang dari Alfamart, Benarkah OVO Juga Pisah dengan Lippo ?

Tinggalkan Balasan

Keuntungan Trading di Broker FirewoodFX

Keuntungan Trading di Broker FirewoodFX

penjualan xiaomi menurun

Penjualan Xiaomi Melemah, Huawei Menguat