in

Vaksin Corona ditemukan, Dolar AS Perkasa

Vaksin Corona ditemukan, Dolar AS Perkasa

Indeks Dolar AS (DXY) mendaki ke level 98.30 pada awal perdagangan sesi Asia hari ini, Kamis (6/2/20). Gagahnya Dolar AS terjadi setelah serangkaian data ekonomi terbaru menyiratkan betapa solid-nya kondisi domestik Amerika Serikat. Greenback juga kokoh jika dibandingkan dengan aset safe haven lain, karena bergairahnya bursa Wall Street menyusul beredarnya berita tentang terobosan baru dalam riset vaksin yang diharapkan dapat membendung penyebaran wabah virus Corona.

Pada sesi New York, lembaga riset ISM melaporkan bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur AS meningkat dari 54.9 menjadi 55.5 pada bulan Januari. Capaian tersebut melampaui estimasi yang dipatok pada 55.0. Sehingga memberikan sinyal positif bagi perkembangan sektor jasa yang berkontribusi pada 80 persen GDP sektor swasta di negeri Paman Sam.

Komponen ketenagakerjaan dalam laporan non-manufaktur ISM terkoreksi dari 54.8 menjadi 53.1. Namun, data ketenagakerjaan yang dirilis oleh Automatic Data Processing (ADP) dan Moody’s Analytics kemarin menunjukkan tambahan payroll sektor swasta dari 199,000 menjadi 291,000 bulan lalu. Rekor ini mengungguli prakiraan ekonom yang sebelumnya mengira data bakal menurun ke 156,000.

Baca Juga  Ramadhan, Pemerintah Luncurkan Masterplan Keuangan Syariah

Trader waktunya memetik profit

Akumulasi informasi bullish menjelang rilis data penting Non-farm Payroll pada hari Jumat tersebut sukses mendongkrak nilai tukar Dolar AS. Apalagi, sentimen risiko pasar mendadak naik setelah munculnya berita tentang terobosan baru dalam riset vaksin virus Corona. Berita belum terkonfirmasi, tetapi langsung dimanfaatkan sejumlah trader untuk memetik profit.

“Pasar ekuitas di Eropa telah mengalami pembalikan tajam karena laporan yang belum terkonfirmasi ini,” kata David Madden, analis pasar dari CMC Markets, sebagaimana dilansir oleh Reuters

“Trader memandang bahwa situasi sekarang lebih mungkin terkendali dan harapannya penyebaran krisis kesehatan akan tertanggulangi, dan harapannya mendorong kembalinya situasi normal di China dan seluruh dunia,” tambahnya

Pasangan mata uang USD/JPY kini telah pulih ke kisaran terkuat dua pekan pada level 1109.90-an. Sementara itu, pemulihan aset-aset berisiko lain masih cenderung moderat. AUD/USD baru mampu menjauh dari rekor terendah 0.6700 ke kisaran 0.6750-an. Sedangkan NZD/USD masih terpuruk dekat rekor terendah sejak awal bulan Desember 2019.

Baca Juga  Harga Jual Emas Antam Anjlog Hingga Rp 801 Ribu

Cara Mudah Menentukan Ukuran Trading

REVIEW BROKER: Pruton Mega Berjangka

Keuntungan Trading di Broker Pruton Mega Berjangka