in ,

Nilai Impor China Merosot Drastis Karena Corona

Photo by chuttersnap on Unsplash

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan menegaskan bahwa nilai impor Indonesia dari China merosot drastis. Hal ini disebabkan karena adanya kepanikan virus Corona yang terjadi secara global. Nilai impor merosot secara signifikan usai pemerintah Indonesia menyatakan larangan lalu lintas penerbangan dari dan menuju China pada awal Februari 2020.

Nilai impor Indonesia dari China berhasil mengantongi US$1,09 miliar pada 1 Desember 2019. Namun, merosot menjadi US$999 juta pada 1 Januari 2020, catat Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga (KIAL) DJBC Kemenkeu Syarif Hidayat.

Nilai impor terus merosot seiring berkembangnya kasus virus Corona di negeri Tirai Bambu tersebut. Akan tetapi, penurunan nilai impor tidak terlalu ekstrim pada perayaan Imlek 25 Januari 2020 yang lalu. Pada saat itu nilai impor Indonesia dari China masih ada pada kisaran US$948 juta. Namun, kembali merosot ketika ada peningkatan kasus positif Corona di China dan larangan terbang dari dan menuju China.

Syarif mengatakan bahwa sewajarnya ada kenaikan lagi setelah perayaan Imlek, namun hingga saat ini belum ada kenaikan nilai. Ada penurunan impor dari berbagai macam jenis barang, namun yang paling signifikan adalah piranti mesin dan komputer.

Baca Juga  Maskapai Penerbangan Kembali Beroperasi di Yogyakarta

Pun demikian, penurunan nilai impor tidak hanya terjadi pada China saja, namun juga negara mitra dagang lainnya. Negara-negara tersebut adalah Amerika Serikat, Jepang, Taiwan, Singapura, dan Korea Selatan. Tetapi, nilai impor dari negara mitra dagang tersebut masih merangkak pada saat tertentu.

Seiring dengan merosotnya nilai impor, jumlah penumpang dan wisatawan dari China ke Indonesia juga makin merosot. Pada akhir Desember jumlah penumpang dari China sebanyak 6.524 orang, dan jumlah itu meningkat ketika Imlek. Jumlah penumpang ketika Imlek sebenyak 7.792 orang. Tetapi, jumlah penumpang merosot hingga sekitar 50% pada 30 Januari 2020. Awal Februari, jumlah penumpang menjadi 550 orang setelah Pemerintah Indonesia merilis pantangan penerbangan dari dan ke China.

 

 

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 03 Maret 2020

kenaikan nilai rupiah

Bunga Acuan The Fed Katrol Rupiah ke Rp14.160