in ,

Wabah Corona, Ekspor Batu Bara Aman

Batu Bara Ilustrasi

Wabah Corona tidak memberikan efek apaun terhadap ekspor batu bara, tegas Direktur Utama PT Bukit Asam (Persero) Tbk Arviyan Arifin. Ekspor batu bara ke negara-negara yang terjangkit virus Corona juga tidak terpengaruh.

Wabah Corona adalah wabah yang berasal dari Wuhan dan sudah menyebar ke lebih dari 70 negara. Berdasarkan data dari worldometers.info, pada Kamis (5/3) sudah terjadi 95,480 kasus dan menewaskan 3.285 orang.

Arviyan Arifin juga menyatakan bahwa ada kemungkinan ekspor batu bara akan meningkat, akan tetapi hal itu hanya asumsinya saja.

Negara dengan dampak paling tinggi, China, mengalami penguran kegiatan produksi dan penurunan kegiatan manufaktur. Akan tetapi, batu bara masih dibutuhkan untuk produksi energi. Arviyan Arifin mengatakan bahwa virus Corona memiliki dampak, namun kebutuhan listrik masih ada sehingga kebutuhan batu bara tetap ada.

Arviyan juga menegaskan bahwa tidak ada pembatalan ekspor batu bara ke negara-negara yang terjangkit wabah Corona. Akan tetapi, permintaan akan ekspor batu bara juga masih belum tercatat hingga saat ini.

Baca Juga  Trading Bisa di Mana pun Tanpa Khawatir Virus Corona

PTBA malah merasakan dampak virus Corona dari pengunduran tempo rencana penandatanganan final perjanjian kerja sama. Pasalnya, PTBA akan melakukan kerja sama pembangunan gasifikasi di Amerika Serikat. Arviyan menjelaskan bahwa rencana penandatanganan ini masih meneruskan program terdahulu. Program ini juga sudah memasuki fase terakhir, yaitu fase eksekisi.

Selain agenda penandatangan rencana tersebut,  Arviyan mengatakan banyak proyek lain yang menjadi tertunda karena penyebaran wabah Corona. Arviyan juga mengutarakan bahwa wabah ini adalah wabah global, dan Ia juga tidak bisa melakukan apa-apa. Arviyan juga menambahkan bahwa wabah ini pasti memiliki dampak, dan menyebabkan beberapa proyek PTBA mengalami penundaan.

Pada awalnya, pemerintah Amerika Serikat akan melaksanakan pertemuan dengan petinggi-petinggi Asia Tenggara pada 14 Maret. Namun pertemuan tersebut ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan karena kecemasan akan penyebaran wabah Corona.

Apa Itu Trading Forex?

Apa Itu Trading Forex?

BEI hentikan trading

IHSG Menguat, Melambung 105 Poin