in , ,

Harga Emas Naik, Peluang Tembus Rp900.000/Gram

Harga Emas menguat

Dalam  satu minggu belakangan ini, harga emas batangan selalu melonjak naik. Harga emas naik karena adanya faktor global yang menjumpai keraguan akibat penyebaran virus Corona yang melebar ke berbagai negara. Sudah ada lebih dari  100.000 kasus virus Corona yang terjadi di berbagai penjuru dunia. Oleh karena itu banyak investor yang mencari safe haven ditengah pandemik Corona.

Safe haven adalah jenis investasi yang memiliki tingkat resiko rendah. Safe haven banyak dilakukan oleh para investor ketika perekonomian sedang tidak tentu atau ada tegangan geopolitik.

Pada akhir minggu lalu, harga emas batangan sudah menembus rekor tertinggi pada Sabtu (7/3). Harga emas pada saat itu adalah Rp842.000 per gram, melonjak Rp5.000 dari hari Jumat (6/3) yang berharga Rp.837.000.

Naiknya harga emas diprediksi masih belum bisa berhenti. Bahkan, beberapa analis memprediksi bahwa harga emas naik hingga mendobrak Rp900.000 per gram.

Harga emas mempunyai peluang untuk terus naik dalam waktu singkat ini menurut Business manager Indosukses Futures Suluh Adil Wicaksono. Ia juga menuturkan bahwa harga emas Antam pecahan 1 gram memiliki peluang besar untuk terus naik, bahkan hingga Rp900.000 per gram.

Baca Juga  Ini Dia 5 Keuntungan Investasi Emas, Mau Coba?

Suluh menjelaskan bahwa pertumbuhan harga emas ini terjadi karena harga emas spot (xauusd) sudah mencapai level US$1.691 per troy ons. Ia menambahkan bahwa harga ini mempunyai peluang untuk mendobrak level psikologis US$1.700 per troy ons.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah yang melemah lagi di level Rp14.200 per dolar AS juga menjadi faktor. Faktor ini membuat harga emas fisik memiliki kemungkinan untuk melonjak hingga Rp900.000 per gram.

Akan tetapi, Suluh juga menjelaskan bahwa harga emas masih kesulitan untuk menembus harga Rp1.000.000 per gram. Sulitnya harga emas menembus Rp1.000.000 karena masih harga emas fisik masih dikuasai akan faktor permintaan. Akan tetapi jika harga emas terlalu melonjak tinggi, permintaan akan emas bisa berkurang.

IHSG diprediksi merosot

Corona Menghantui, IHSG Diperkirakan Melemah

Rupiah Tembus Rp15.000

Rupiah Tertekan Hingga Rp14.283 Akibat Corona