in , ,

Tertular Corona, Rupiah Merosot ke Rp14.396

Cara yang paling mudah untuk kembali menguatkan nilai rupiah adalah  adalah dengan menghindari membeli produk impor dan berpindah membeli produk asli dalam negeri

Rupiah merosot kembali di posisi Rp14.396 terhadap dolar AS. Rupiah mengalami penurunan sebesar 0,03 persen pada perdagangan pasar spot Selasa (10/3) pagi ini. Padahal, pada penutupan pasar Senin (9/3) kemarin, rupiah bertengger di Rp14.392.

Pada pagi ini hampir semua mata uang di wilayah Asia mengalami pelemahan terhadap dolar AS. Yuan China mengalami pemerosotan sebesar 0,19 persen, ringgit Malaysia anjlok 0,32 persen, dan yen Jepang melemah 1,07 persen. Turki dan Hong Kong juga mengalami pelemahan tipis terhadap dolar AS. Lira Turki merosot 0,07 persen dan dolar Hong Kong merosot tipis sebesar 0,01 persen.

Namun ada beberapa negara yang mengalami penguatan terhadap dolar AS. Negara-negara tersebut adalah Korea Selatan, Thailand, Taiwan, dan Singapura. Won Korea menguat 0,6 persen, baht Thailand 0,38 persen, dan dolar Taiwan 0,23 persen. Dolar Singapura mengalami penguatan tipis sebesar 0,06 persen terhadap dolar AS.

Untuk negara-negara maju, sebagian besar nilai tukar melaju melemah terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,49 persen dan euro melemah 0,52 persen. Pun dolar Australia melemah 0,13 persen. Negara yang mengalami penguatan hanyalah dolar Kanada. Dolar Kanada mengalami penguatan terhadap dolar AS sebesar 0,45 persen.

Baca Juga  Efek Corona, Kurs Riyal Mengalami Pelemahan

Kepala Riset PT Monex investindo Futures Ariston Tjendra mengungkapkan bahwa rupiah merosot pada pagi ini karena sentimen negatif dari penyebaran virus Corona. Penyebaran virus ini mengakibatkan adanya pelemahan ekonomi secara global.

Ariston juga mengatakan bahwa kegelisahan akan penyebaran virus Corona masih mendominasi pasar. Selain itu penyebaran virus ini juga memiliki potensi untuk memperlemah perkembangan ekonomi global.

Akan tetapi, beberapa negara seperti AS, Italia, Jepang, dan Kanada sedang mempersiapkan stimulus tertentu. Stimulus ini bertujuan untuk menyokong perekonomian negara tersebut menghadapi dampak virus Corona.

Ariston berkata bahwa pada hari ini rupiah diprediksi bergerak melemah di sekitar Rp14.500 sampai Rp14.260 per dolar AS.

 

Bursa saham Asia membaik

Wall Street Merosot 7%, Mengapa? (3/10/2020)

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 10 Maret 2020