in , ,

Emas Antam Merosot Rp10.000/gram, Mengapa?

Harga emas kembali meningkat

Pada Selasa ini (10/3) harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) merosot Rp10.000 menjadi Rp792.000/gram. Padahal harga sebelumnya adalah Rp802.000/gram.

Emas antam merosot bersamaan dengan menurunnya harga emas spot yang terkonsolidasi dari level US$1.700/troy ons. Hal ini terjadi karena banyak investor yang menjual aset emas. Banyak investor menjual aset emas untuk menutupi kerugian sewaktu merosotnya psar saham dan energi.

Emas spot mengalami penguatan sebesar 0,1% ke titik US$1.675,40/troy ons. Untuk emas berjangka AS mengalami kenaikan sebesar 0,23% menjadi US$1.676,90/troy ons.

Pada sesi volatilitas yang tinggi kemarin, harga emas mengalami penguatan sebesar 1,7%. Akan tetapi, kenaikan harga ini mengakibatkan banyak investor yang melakukan aksi profit taking di sektor logam mulia ini.

Menurut data harga Logam Mulia di Gedung Antam Jakarta pada hari ini (10/3), harga tiap gram emas mengalami penguatan. Pada Senin (9/3) harga emas Rp80,2 juta per batang, namun hari ini batang emas 100 gram berharga Rp79,3 juta per batang.

Baca Juga  Harga Emas Kembali Melesat Karena Stimulus The Fed

Selanjutnya, harga buyback emas Antam merosot dari posisi kemarin. Harga emas pada hari ini diputuskan di harga Rp767.000/gram, sedangkan posisi kemarin ada di harga Rp776.000/gram.

Harga tersebut adalah harga beli yang harus dibayar oleh Antam jika pemilik emas yang bersertifikat ingin menjual emas tersebut.

Di sisi lain, Antam menjual emas batangan dengan ukuran mulai 1 gram sampai 500 gram di banyak gerai yang ada di berbagai kota.

Harga emas dan ketersediaan juga berbeda. Harga tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Jika pelanggan menyertakan NPWP, pelanggan akan mendapat pajak yang lebih rendah yaitu 0,45%.

Sekarang ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik di Indonesia masih ada tekanan dari berbagai faktor. Faktor utama yang menjadi sentimen negatif saat ini adalah penyebaran virus Corona. Sebagai dampaknya pasar valas mengalami pelemahan hingga 1,16% ke titik Rp14.385 per dolar di saat penutupan pasar Senin (9/3).

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 10 Maret 2020

BEI hentikan trading

IHSG Rebound, Investor Kembali Lega