in , ,

IHSG Diperkirakan Melonjak Akibat Kelonggaran Buyback

IHSG Diperkirakan Melonjak

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melonjak di perdagangan hari ini, Rabu (3/11). Kemampuan IHSG untuk mengalami penguatan disangga oleh beberapa strategi yang diisukan di dalam dan luar negeri. Salah satu contoh dari strategi tersebut adalah penghapusan pajak dan pengizinan buyback saham tanpa gelaran Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Buyback saham adalah manuver yang dilakukan satu perusahaan dengan melakukan pembelian kembali saham yang bersirkulasi di publik. Perusahaan tersebut akan membeli saham mereka sendiri yang tersirkulasi di publik. Hal ini dilakukan untuk menjaga jumlah kepemilikan saham dan likuiditas perusahaan.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi bahwa IHSG masih akan bergerak ke arah negatif. William menganggap bahwa pelemahan ini masih disulut oleh kondisi pasar regional dan global yang masih tertekan. Penyebab tertekannya pasar adalah efek wabah Corona yang masih merajalela.

William memprediksi IHSG masih bergerak melemah dengan rentang support 5.087-5.154 dan resistance 5.283-5.345.

Namun, analis dari Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan  berkata lain. Dennies menyatakan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan strategi yang membantu penguatan IHSG. OJK memberikan lampu hijau untuk para emiten yang akan melakukan buyback tanpa adanya RUPS. Efek dari strategi ini adalah adanya rebound jangka pendek dalam pertumbuhan IHSG.

Baca Juga  IHSG Diprediksi Melemah, Kenapa?

Dennies juga menambahkan di risetnya bahwa IHSG diperkirakan melonjak karena adanya stimulus positif dari luar negeri. Stimulus positif itu adalah Donald Trump memberikan izin pemangkasan pajak di Amerika Serikat.

Dennies meramal IHSG diperkirakan melonjak dalam rentang support 5.087-5.154 dan resistance 5.283-5.345.

Di sisi lain, saham-saham Wall Street mengalami penguatan. Indeks Nasdaq Composite melompat sejumlah 4,96 persen dan berada di posisi 8.344. Indeks S&P 500 menguat sejumlah 4,94 persen dan ada di posisi 2.882. Sedangkan Indeks Dow Jones terbang 4,89 persen dan bertengger di level 25.018.

Spekulan dalam Trading Forex, Siapakah Dia?

Spekulan dalam Trading Forex, Siapakah Dia?

Rupiah Tembus Rp15.000

Rupiah Kembali Menguat di Perdagangan 11/3/2020