in , ,

Bursa Saham Asia Menguat Efek Stimulus Fiskal

IHSG diprediksi merosot

Bursa saham Asia menguat di perdagangan hari ini, Rabu 11/3/2020. Banyak investor yang merasa lebih positif karena kinerja Wall Street yang semakin membaik.

Beberapa indeks bursa saham Asia menguat. Sebagai contoh CN SSE Composite, HK Hang Seng, TWWeighted Index, Malaysia FTSE Bursa KLCI dan SG Straits Time. CN SSE Composite dan HK Hang menguat tipis masing-masing sebesar 0,17 persen dan 0,27 persen. TW Weighted Index mengalami penguatan sebesar 0,42 persen dan MY FTSE Bursa KLCI mengkokohkan posisinya sebesar 0,49 persen. Untuk penguatan terbesar dipegang oleh SG Straits Time dengan perubahan sebesar 0,75 persen.

Di sisi lain, ada beberapa indeks yang mengalami pelemahan. JP Topix Index melemah tipis sebesar 0,25 persen. KR KOSPI merosot tajam sebesar 1,27 persen di perdagangan hari ini (11/3).

Bursa saham Wall Street pun mengalami penguatan yang cukup baik. Nasdaq Composite melonjak 4,95 persen. Untuk Dow Jones Industial Averages (DJIA) dan S&P 500 mengalami penguatan yang signifikan yaitu masing-masing 4,89 persen dan 4,93 persen.

Baca Juga  Efek Corona, Bursa Asia Masih Lesu

Di perdagangan kemarin, (10/3) Wall Street sempat mengalami pemerosotan yang sangat tajam. Nasdaq Composite merosot 7,29 persen, S&P 500 amblas 7,59 persen dan DJIA jatuh bebas 7,79 persen. Penurunan ini adalah penurunan terparah sejak krisis pada Desember 2008.

Upaya pemerintah dunia untuk membendung efek dari virus Corona diapresiasi secara positif oleh banyak investor. Dengan semakin menyebarnya virus Corona, pemerintah dunia banyak menerapkan strategi yang menstimulus fiskal.

Sebagai contoh, pemerintah Australia memberikan stimulus fiskal sejumlah 1,6 miliar dolar Australia. Tujuan utama stimulus ini adalah meningkatkan kualitas layanan kesehatan, membangun klinik baru dan layanan video call untuk meminimalisir pernyebaran virus.

Menurut Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, memproyeksikan bahwa dana yang mungkin akan digunakan adalah sebesar 1,2 miliar dolar Australia. Paket stimulus ini memiliki tujuan untuk melawan penyebaran virus Corona.

Jenis Akun Trading Tickmill

3 Jenis Akun Trading Tickmill

Bursa saham Selandia Baru

Jika IHSG Anjlok 5 Persen, BEI Hentikan Trading