in , ,

Bursa Saham Asia Terjun Bebas di Perdagangan Hari Ini

Bursa saham Asia membaik

Bursa saham Asia terjun bebas di pagi ini setelah pengumuman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO mengumumkan bahwa virus Corona telah berubah levelnya menjadi pandemi.

Pandemi adalah keadaan dimana suatu virus atau penyakit menyebar luas secara global dengan cepat. Dilansir dari worldometers, kasus virus Corona sudah terjadi di lebih dari 100 negara. Sudah terjadi 126.262 kasus dan virus ini memakan korban sebanyak 4.633 orang pada Kamis (12/3).

Pengumuman dari WHO ini membuat bursa saham Wall Street kembali tergelincir. Pada penutupan perdagangan pagi ini, tiga indeks utama Wall Street mengalami pemerosotan.

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) merosot 5,86% pagi tadi. S&P 500 dan Nasdaq Composite kompak anjlok di belakang DJIA dengan pemerosotan masing-masing 4,89% dan 4,7%.

Dow Jones sudah mengalami pemerosotan lebih dari 20% sejak akhir bulan lalu. Hal ini menunjukkan bahwa  bahwa siklus ekspansi indeks ini telah selesai dan memasuki fase ‘bearish’.

Karena penyebaran virus Corona yang masif, bursa saham Asia terjun bebas dan panik. Akibat dari kepanikan ini, bursa saham utama zona Asia kompak melorot pada perdagangan Kamis (11/3) ini.

Baca Juga  BBCA Dikabarkan Akan Melakukan Stock Split Tahun 2020

SG Straits Times merosot 2,8%, HK Hang Seng jatuh 2,7% dan CN Shanghai Composite ambrol 1,4%. Sementara itu, Jepang dan Korea Selatan terjun bebas. JP Topix Index terjun 4,3% dan KR Kopsi jatuh sebanyak 3,7%.

Wabah Corona ini adalah tragedi terbesar yang terjadi pada dekade ini. Ancaman Corona tidak hanya pada manusia, namun juga “menginfeksi” pertumbuhan pasar global.

Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OCED) merilis revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global. Pertumbuhan eknomi global dikoreksi menjadi 2,4% yang sebelumnya 2,9%. Untuk ekonomi China yang sebelumnya diproyeksikan tumbuh 5,7%, dikoreksi menjadi 4,9%.

Pun dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mengalami pelemahan. IHSG mengalami pelemahan 4,04% pada pagi ini.

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 12 Maret 2020

Rupiah Tembus Rp15.000

Rupiah Tergelincir Akibat Pandemi Corona