in , ,

Rupiah Tergelincir Akibat Pandemi Corona

Rupiah Tembus Rp15.000
Photo by EmAji on Pixabay

Nilai tukar rupiah tergelincir melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (12/3/2020). Sedangkan, pada perdagangan Rabu (11/3/2020) kemarin, rupiah ada di posisi stagnan.

Di saat dibukanya perdagangan hari ini, rupiah seketika itu juga melemah 0,1% ke Rp 14.355/US$. Pelemahan semakin kuat hingga mencapai Rp 14.430/US$ kurang dari 30 menit kemudian. Rupiah mengalami pelemahan sebesar 0,49%. Level tersebut merupakan yang terlemah sejak 24 Mei 2019.

Munculnya sentimen negatif pelaku pasar pan investor menyebabkan rupiah tergelincir. Sentimen pelaku pasar dan investor masih sulit untuk membaik kembali ‘sehat’ akibat penyebaran wabah virus Corona.

Wabah virus Corona sudah berubah levelnya menjadi pandemi. Hal ini dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu kemarin. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengungkapkan bahwa jumlah kasus naik 13 kali lipat. Sedangkan negara yang terjangkit virus ini sudah mengalami peningkatan sebesar 3 kali lipat.

Menurut data dari worldometers, virus Corona sudah meluas ke lebih dari 100 negara. Sudah terjadi 126.367 kasus dan 4.633 korban jiwa pada Kamis (12/3) pukul 11:04 WIB.

Baca Juga  Terlemah dalam Sejarah, Rupiah Tembus Rp15.400/US$

Setelah pengumuman dari Dirjen WHO tersebut, Bursa saham Wall Street langsung terjun bebas. Hal ini menunjukkan bahwa adanya sentimen negatif dari investor dan pelaku pasar. Dengan merosotnya bursa saham Wall Street, bursa saham Asia juga terkena imbasnya.

Di saat sentimen pelaku pasar dan investor memburuk, investasi mereka akan dilarikan ke aset-aset safe haven. Safe haven adalah aset-aset yang memiliki risiko rendah. Efek dari hal ini adalah tertekannya rupiah hingga mencapai titik Rp 14.400/US$.

Pandemi Corona juga sudah menyerang Indonesia beberapa hari terakhir. Di Indonesia sudah ada 34 kasus Corona. Ada 2 orang yang sudah sembuh dari virus ini, namun sudah ada 1 korban jiwa.

Bursa saham Asia membaik

Bursa Saham Asia Terjun Bebas di Perdagangan Hari Ini

Kondisi Harga Batu Bara

Pandemi Corona, Bagaimana Kondisi Harga Batu Bara?