in , ,

Pasar Saham AS Terjun Bebas, Rekor Terburuk!

pasar saham as terjun bebas
Photo by Geralt on Pixabay

Pasar saham AS terjun bebas dan mengalahkan rekor yang terburuk sejak 1987 yang diakibatkan wabah virus corona pada Kamis, (12/3).

Dilansir dari worldometers, pada Jumat (13/3) pukul 13.06 WIB, sudah terjadi 134.804 kasus Corona di seluruh dunia. Virus ini sudah menelan 4.984 korban jiwa, namun korban yang selamat pun juga bertambah yaitu 70.394 orang.

Penurunan paling ‘kecil’ dirasakan oleh indeks Nasdaq Composite. Indeks Nasdaq Composite tergelincir sebesar 9,43 persen. Indeks Nasdaq Composite telah tergelincir sebanyak 20,79 persen dari awal tahun sampai sekarang, Jumat (13/3).

Selanjutnya disusul oleh penurunan indeks saham S&P 500. Indeks S&P merosot sebanyak 9,51 persen. Indeks S&P 500 merosot sejumlah 23,22 persen sepanjang tahun 2020 ini.

Pasar saham AS terjun bebas lebih dari 10 persen dalam rentang waktu satu hari. Indeks Dow Jones (IDJX) mengalami pemerosotan yang cukup tajam yaitu sebesar 9,99 persen atau turun 2.352 poin. Indeks Dow Jones sudah mengalami pemerosotan sebanyak 25,71 persen sepanjang tahun 2020.

Baca Juga  4 Tahap Pertumbuhan Bisnis, Apa Saja?

Penurunan nilai indeks saham ini adalah penurunan terburuk sejak 19 Oktober 1987, yang sering disebut sebagai ‘Black Monday’. Black Monday adalah kejadian dimana pasar saham dunia luluh lantak dan mengalami kemerosotan yang sangat tajam dalam waktu singkat. Pada waktu ini indeks saham Dow Jones mengalami kemerosotan sebanyak 22,61 persen dan merupakan kemerosotan terparah dalam sejarah Amerika.

Waktu pembukaan pasar, indeks sempat turun sebanyak 7 persen pada menit awal perdagangan. Hal ini menyebabkan New York Stock Exchange harus melakukan trading halt selama 15 menit.

Presiden Donald Trump mengumumkan sesuatu yang mengejutkan. Pengumuman tersebut adalah larangan perjalanan dari Eropa selama 30 hari. larangan ini membuat indeks saham maskapai penerbangan merasakan pemerosotan. Indeks Boeing merosot sebanyak 18,1 persen, diikuti dengan United Airlines dan Delta Airlines yang terjun payung sebanyak 20 persen.

Pun demikian dengan keadaan pasar saham di Indonesia. IHSG ditutup di zona merah di level 4.895.

Bursa saham Asia

Saham Bank Turun, Bahkan Sampai Kena ARB

Investasi dan Spekulasi, Apa Perbedaannya?

Investasi dan Spekulasi, Apa Perbedaannya? (2)