in , ,

Rupiah Terbang ke Rp14.700 Per Dolar AS

Menyiapkan dana darurat
Picture by EmAji on Pixabay

Pada pembukaan pasar pagi ini, rupiah terbang ke posisi Rp14.700 per dolar AS. Rupiah terbang sekitar 0,27 persen dari penutupan perdagangan pasar akhir minggu lalu. Hal ini terjadi karena adanya keputusan The Fed yang mendongkrak nilai rupiah.

Sentimen eksternal kemungkinan menjadi faktor utama yang rupiah menjadi menguat. Tadi malam waktu Indonesia The Fed atau Bank Sentral AS mengeluarkan keputusan yang sangat mengejutkan. Keputusan tersebut adalah keputusan untuk menurunkan suku bunga acuan. Suku bunga yang diturunkan oleh The Fed sangat luar biasa, yaitu memotong Federal Funds Rate sebanyak 100 basis poin (bps) menjadi 0-0,25 persen. Ini adalah rekor pemotongan suku bunga acuan terendah sejak tahun 2015.

Hal ini adalah kali kedua The Fed melakukan pemotongan suku bunga acuan. Pada 3 Maret yang lalu, The Fed sempat menurunkan suku bunga acuan ke 50 bps.

Seharusnya The Fed akan melakukan rapat komite untuk mengambil kebijakan pada 17-18 Maret waktu setempat. Karena kondisi yang dinilai tidak memungkingkan, The Fed melakukan rapat di luar jadwal.

Baca Juga  Rupiah Diproyeksikan Melemah Hari Ini

Menurut keterangan tertulis The Fed efek dari pandemi Corona ini telah membani aktivitas ekonomi jangka pendek dan menyebabkan risiko terhadap prospek di masa depan. Komite The Fed akan tetap melakukan pemangkasan terhadap suku bunga sampai adanya keadaan ekonomi yang membaik.

Pemangkasan luar biasa yang dilakukan the Fed ini membuat pasar kembali bergerak naik. Hal ini disebabkan karena dengan turunnya suku bunga, investasi di aset berbasis dolar AS menjadi tidak menarik.

Dolar AS juga menjadi tidak laku. Pada pagi tadi, Senin (16/3) pukul 07.16 WIB, Dollar index mengalami pemerosotan sebanyak 0,82 persen.

Ketika berinvestasi di AS dirasa sudah tidak menarik, banyak investor mencari tempat lain untuk berinvestasi. Negara berkembang di Asia seperti Indonesia bisa menjadi rumah baru untuk investor. Masuknya arus modal ini bisa membuat rupiah menjadi kuat.

Aturan Main Trading Forex, Apa Saja?

Aturan Main Trading Forex, Apa Saja?

Bursa saham Asia membaik

Mengamati Saham di Tengah Pandemi Corona