in , ,

Stimulus Tidak Berefek, Bursa Saham Australia Ambrol

Rupiah Anjlok Akibat Harga Minyak Dunia Minus
Picture by Geralt on Pixabay

Bursa saham Australia ambrol di kisaran 5 persen. Faktor utama yang membayangi adalah kekhawatiran yang tak kunjung reda akibat penyebaran virus Corona.

Dilansir dari worldometers pada Rabu (18/3) pukul 11.20 WIB, sudah terjadi 198.513 kasus virus Corona di seluruh dunia. Di Australia sendiri sudah terjadi 539 kasus. Virus ini sudah memakan 7.988 korban dari berbagai penjuru dunia. Akan tetapi, korban yang sudah sembuh pun semakin banyak, yaitu 82.763 orang.

Pada Rabu (18/3) pukul 10.08 WIB, indeks S&P/ASX 200 mengalami pemerosotan sebanyak 5,32 persen. Indek S&P/ASX ambrol 281 dan ada di posisi 5.0011,7. Saham sektor energi menjadi penyebab utama pada anjloknya bursa Australia.

Sementara saham-saham teknologi yang tergabung dalam AXIJ mengalami pelemahan sebanyak 9,18 persen dan bertengger di posisi 929,5. Posisi ini adalah posisi terendah sejak Oktober 2017 silam.

Penurunan yang terjadi di bursa saham Negeri Kanguru tak lepas oleh pernyataan dari Perdana Menteri Scott Morrison. Perdana Menteri yang dilantik pada 2018 silam ini menyatakan agar warga Australia tidak melakukan perjalanan ke luar negeri. Selain itu ia juga melarang semua pertemuan yang tidak penting dengan jumlah peserta lebih dari 1.000 orang.

Baca Juga  Tekanan COVID, IHSG Masih Bisa Bertahan

Sebenarnya Morrison memiliki strategi untuk mengucurkan paket stimulus. Paket stimulus ini berjumlah sekitar AU$ 17 miliar. Morrison juga mempertimbangkan langkah-langkah ekonomi lebih lanjut yang cukup luas untuk mengurangi efek terhadap ekonomi. Akan tetapi stimulus yang diberikan masih belum membuahkan hasil. Para pelaku pasar saat ini menunggu pengumuman dari Reserve Bank of Australia (RBA). RBA mungkin akan mengikuti jejak bank sentral lainnya dalam memangkas tingkat suku bunga acuan untuk memberikan stimulus. Suku bunga acuan RBA saat ini berada di level 0,5%

 

Menjadi Trader Rumahan, Apa Saja Persiapannya?

Menjadi Trader Rumahan, Apa Saja Persiapannya?

Saham menguat

6 Saham LQ45 Menguat Melawan Pergerakan Pasar