in , ,

Baru Dibuka, IHSG Ambrol 3 Persen

IHSG terdongkrak
Photo by PIX1861 on Pixabay

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dalam keadaan ambrol di awal perdagangan hari ini Kamis (19/3). Semakin berkembangnya virus Corona, kebijakan bank sentral Indonesia, dan harga minyak yang merosot tajam adalah faktor penggerak pasar pada perdagangan hari ini.

Pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka dalam keadaan merosot sejumlah 2,36 persen ke level 4.228. Selang satu menit setelah pembukaan, IHSG ambrol  dengan pemerosotan mencapai 3,43 persen.Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, IHSG sudah terjun bebas sebanyak 10 persen. Jika ditarik dari periode awal tahun, maka indeks bursa saham Indonesia ini sudah merosot sejumlah 31,25 persen.

Senat Amerika Serikat (AS) meloloskan rencana Trump tentang paket stimulus untuk menangkal pandemi Corona. Namun hal ini tidak memberikan efek terhadap Wall Street. Indeks Wall Street masih ditutup di zona merah. Stimulus yang diberikan Trump adalah tentang program tes Corona gratis dan bantuan cuti berbayar.

Pada perdagangan dini hari kemarin, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup dengan keadaan merosot sebanyak 6,3 persen. DJIA sempat jatuh bebas lebih dari 2.300 poin. Sama halnya dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite. Indeks S&P merosot 5,2 persen dan Indeks Nasdaq Composite terkoreksi sebanyak 4,7 persen. Akan tetapi penurunan ini tertahan di menit-menit akhir jelang penutupan perdagangan. Kabar baik bahwa Senat meloloskan stimulus Trump tersebut, menjadi faktor tertahannya penurunan nilai DJIA.

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 29 Januari 2020

Jumlah kasus penderita Corona di Negeri Paman Sam ini terus mengalami peningkatan. Menurut data dari worldometers, sudah terjadi 9.345 kasus Corona per Kamis (19/3) pukul 9.34 WIB. Virus ini juga sudah menelan 153 korban jiwa di Amerika Serikat.

Sedangkan dalam skala global, sudah terjadi 218.997 kasus virus Corona. Virus ini juga sudah menelan 8.953 korban jiwa. Akan tetapi pasien yang sudah sembuh dari virus ini juga bertambah, yaitu sebanyak 84.795 pasien.

Bursa saham Asia

Proyeksi IHSG Rebound Nol, Berikut Opsi Saham Hari Ini

Bursa saham Asia

Bursa Asia Terjun Bebas di Perdagangan Pagi Ini