in

Trading Halt Hampir Terjadi Lagi di Perdagangan Hari Ini

IHSG Investor Asing
Photo by M. B. M. on Unsplash

Trading halt hampir terjadi lagi di perdagangan pagi ini, padahal pembukaan perdagangan baru terbuka 30 menit. IHSG mengalami pemerosotan sejumlah 4 persen dan bertengger di posisi 4.027 pada pukul 09.17 WIB. Hal ini menyebabkan trading halt hampir terjadi.

Jika IHSG terus tergelincir hingga melewati batas 5 persen, perdagangan bisa dihentikan sementara (trading halt) selama 30 menit. IHSG masih memiliki ancaman untuk keluar dari level psikologinya, yaitu di posisi 4.000.

IHSG merosot mengekor bursa saham Asia yang juga mengalami pemerosotan. pada pagi ini, Indeks Strait Times jatuh bebas 6,82 persen, Hang Seng merosot 5,02 persen, dan Kospi tergelincir 4,95 persen. Selanjutnya disusul dengan KLCI yang merisit 3,95 persen dan Shang Hai Composite K.O 2,48 persen. Pemerosotan paling kecil dialami oleh Topix dengan jumlah 0,93 persen.

Dilansir dari worldometers, kasus Corona yang terjadi di seluruh dunia ada sebanyak 337.553 kasus per Senin (23/3) pada pukul 9.43 WIB. Jumlah korban jiwa akibat virus ini adalah 14.654 korban. Akan tetapi jumlah pasien yang sembuh juga meningkat, yaitu 98.884 pasien.

Baca Juga  Pelaku Pasar Saham, Simak Cara Cuan Ketika Bull and Bear (Part 2)

Di Indonesia sendiri, jumlah kasus virus Corona terus meningkat. Per Minggu (22/3) jumlah kasus virus Corona di Indonesia ada 514 orang. Jumlah pasien yang meninggal juga meningkat, yaitu 48 orang. Tingkat mortalitas Indonesia juga termasuk yang paling tinggi, yaitu 9,3 persen. Jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya, tingkat mortalitas di Indonesia termasuk yang paling tinggi. Potensi pertumbuhan kasus ini juga masih sangat tinggi.

Jika melihat dari krisis keuangan 2008 lalu, IHSG mengalami kemerosotan sebanyak 58,66 persen dalam 11 bulan. Akan tetapi dengan situasi virus Corona yang masih berkembang, saham Indonesia masih memiliki potensi untuk merosot lebih jauh. Dalam 3 bulan, virus Corona membuat IHSG mengalami pemerosotan sebanyak 33,41 persen. Jika virus ini tidak segera ditindak lanjuti kemerosotan IHSG dipredeksi akan semakin besar.

 

Harga Emas merosot

Apakah Emas Memiliki Potensi Menguat Minggu Ini?

Bursa saham Selandia Baru

Bursa Saham Selandia Baru Juga Terinfeksi Corona