in

5 Saham yang Menguat di Perdagangan Senin (23/3)

Saham menguat
Picture by AhmadArdity on Pixabay

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dalam keadaan terkapar pada perdagangan Senin kemarin (23/3). IHSG mengalami kemerosotan sebanyak 4,90 persen dan bertengger di level 3.989,52. Ada 332 saham yang mengalami pemerosotan, 68 saham yang menguat, dan sisanya masih jalan di tempat.

Dilansir dari data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG masih mengalami tekanan jual pada perdagangan kemarin. Bahkan, perdagangan harus dihentikan sementara (trading halt) selama 30 menit. Hal ini dikarenakan IHSG mengalami kemerosotan sebanyak 5 persen. trading halt dilakukan pada pukul 14.52 waktu JATS.

Data dari BEI juga menunjukkan bahwa terdapat transaksi sejumlah Rp5,61 triliun. Banyak juga investor asing yang melakukan net sell (jual bersih). Net sell yang dilakukan sejumlah Rp111,48 miliar di pasar reguler. Sedangkan di pasar negosiasi dan tunai mengalami aksi net buy asing sejumlah Rp148,13 miliar.

5 Saham yang Menguat Lebih dari 2 Digit

Walaupun IHSG masih mengalami pemerosotan, ada beberapa saham yang menguat. Penguatan yang terjadi terhadap saham di bawah ini melebihi 2 digit.

  1. PT Pelayaran Tamarin Samudra Tbk (TAMU). Saham ini meroket tajam sebanyak 33,33 persen dan bertengger di titik Rp148/saham. Nilai transaksi yang terjadi pada saham ini adalah sebanyak Rp3,27 miliar. Dalam sebulan terakhir saham pelayaran ini menguat sebanyak 20,33 persen. Akan tetapi, secara year to date saham ini masih berjalan minus sebanyak 62 persen.
  2. PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE). Saham ini juga mengalami penguatan yang tajam sebanyak 25,36 persen dan ada di titik Rp173/saham. Saham ini juga memiliki nilai transaksi yang cukup banyak, yaitu Rp5,41 miliar. Dalam seminggu terakhir, saham ini mengalami penguatan sebanyak 33,08 persen.
  3. PT Indofarma Tbk (INAF). Saham perusahan BUMN ini juga mengalami penguatan sebanyak 24,79 persen dan ada di titik Rp705/saham. Nilai transaksi yang terjadi adalah sebanyak 24,78 persen. Sebulan terakhir saham ini mengalami penguatan sebanyak 9,03 persen walaupun masih minus 19 persen menurut year to date.
  4. PT Kimia Farma Tbk (KAEF). Saham ini juga terbang tinggi sejumlah 24,63 persen dan berada di titik Rp835/saham. Nilai transaksi yang terjadi adalah sebanyak Rp25,94 miliar. Dalam sebulan terakhir, penguatan yang terjadi adalah 11,3 persen, Namun secara year to date masih merosot sebanyak 33,20 persen.
  5. PT Temas Tbk (TMAS). Emiten ini juga mengalami penguatan sebanyak 21,67 persen. Saham ini ada di titik Rp73/saham dan mempunyai nilai transaksi sebanyak Rp432,18 juta. Sebulan terakhir saham ini minus sebanyak 13,10 persen. Secara year to date, saham ini mengalami depresiasi sebanyak 28,43 persen.
Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 24 Desember 2019
Strategi Bank Mandiri Hadapi Pelemahan Rupiah

Strategi Bank Mandiri Hadapi Pelemahan Rupiah

Harga Emas menguat

Harga Emas Kembali Kuat di Posisi US$1.500/Oz