in

Dua Hari Moncer, Emas Comex Melemah Lagi

Harga Emas COMEX Kembali Melonjak

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). 2 hari sebelumnya moncer.Analis meyakini logam mulia itu telah mengalami overbought dan menghabiskan sesi perdagangan dengan koreksi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April jatuh 27,4 dolar AS atau 1,65 persen. Namun pada penutupas pasar menjadi 1.633,4 dolar AS per ounce, sehari setelah membukukan kenaikan satu hari terbesar sejak 2009.

Emas berjangka melambung 93,2 dolar AS atau 5,95 persen menjadi 1,660,8 dolar AS per ounce pada akhir perdagangan Selasa (24/3/2020). Angka itu tercatat sebagai kenaikan persentase harian terbesar dalam lebih dari satu dekade.

Sehari sebelumnya emas melonjak 83 dolar AS atau 5,59 persen menjadi 1.567,60 dolar AS.

Sementara perdagangan teknis untuk kondisi overbought emas mendominasi sesi hari ini. Logam mulia berada di bawah tekanan ketika Dow Jones Industrial Average melonjak 1.166,13 poin ke level 21.871,04 pada pukul 17.55 GMT.

Di sisi lain, indeks dolar AS yang mengkur greenback terhadap mata uang utama lainnya melemah 0,92 poin atau 0,9 persen, ke level 101,12 pada pukul 17.50 GMT.

Dijelaskan oleh analis Saxo Bank, Ole Hansen, alasan emas COMEX melemah  adalah karena fluktuasi pasar kareana pukulan virus corona.

“Ini sangat fluktuatif karena kami memiliki pasar emas yang terpukul virus corona. Kami telah mendapat pasokan dari tiga pengolahan terbesar yang offline di Swiss, dan emas tidak berada di tempat yang tepat di mana ia dibutuhkan. Jadi itu menciptakan banyak kegugupan,” katanya dikutip Reuters.

Operator bursa AS CME Group pada Selasa (24/3/2020) mengumumkan kontrak berjangka emas baru untuk memerangi volatilitas harga yang disebabkan oleh penutupan jalur pasokan emas. Akan tetapi para pedagang dan bankir mengatakan tidak akan segera menenangkan pasar.

Sementara itu, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 61,6 sen atau 4,32 persen, menjadi ditutup pada 14,873 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 43,8 dolar AS atau 6,24 persen, menjadi menetap di 745,5 dolar AS per ounce.

Bursa saham Asia

Bursa Asia Merah, Namun IHSG Diprediksi Menguat

IHSG terdongkrak

Faktor Menguatnya IHSG di Bursa Saham Asia