in

Minyak Bumi Merosot Akibat Lockdown

Minyak Bumi Merosot
Photo by Warner on Unsplash

Harga minyak bumi masih merosot di bawah tekanan. Sejak 16 Maret yang lalu, harga minyak bumi masih belum bisa keluar dari titik US$30 per barel.

Di perdagangan hari ini, Kamis (26/3), harga minyak mentah kontrak futures masih terus merosot. Minyak Brent mengalami penurunan sebanyak 0,77 persen dan berada di titik US27,18 per barel. Sementara itu minyak acuan Negeri Paman Sam, West Texas, juga anjlok sebanyak 1,67 persen dan ada di titik US$24,08 per barel.

harga minyak bumi masih merosot akibat terus merosot akibat meluasnya dampak virus Corona yang terjadi di seluruh dunia. Sudah banyak negara yang mengambil kebijakan untuk melakukan lockdown. Negara yang paling baru melakukan lockdown adalah India, dengan lockdown sepanjang 21 hari.

Dengan adanya kebijakan lockdown ini, hampir 3 miliar orang di seluruh dunia diminta untuk diam di rumah untuk sementara waktu. Hal ini dilakukan untuk mengurangi efek dari penyebaran virus Corona.

Dengan adanya lockdown, banyak bisnis yang menjadi terhambat. Dengan sedikitnya orang yang bergerak, otomatis permintaan akan bahan bakar minyak juga semakin menipis.

Baca Juga  Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 24 Maret 2020

Menurut analis ANZ, dengan adanya lockdown permintaan akan minyak semakin sedikit. Kemungkinan pemintaan minyak berkurang 10 juta barel per hari makin nyata. Selain itu kemungkinan akakn kelebihan pasokan minyak di pasar juga makin besar. Direktur Vitol Group juga memperkirakan bahwa penurunan permintaan minyak bisa sampai 15-20 juta barel per hari.

Menurunnya permintaan minyak juga semakin parah akibat ancaman banjirnya pasokan minyak di pasar. Keadaan juga semakin memburuk akibat perang harga antara Arab Saudi dan Rusia setelah Rusia menolak proposal pemangkasan produksi karena Corona.

Saat ini OPEC+ (Organisasi Negara Eksportir Minyak dan Aliansinya) masih sepakat untuk memangkas produksi minyak sampai 2,1 juta bpd sampai akhir Maret. Arab Saudi merencanakan menaikkan produksi minyak sampai 10 juta bpd pada April.

rupiah menguat

Menguat 1%, Rupiah Terkuat di Asia

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 26 Maret 2020