in

Syarat Keringanan Kredit Bagi Debitur UMKM

Keringanan kredit
Photo by rupixen.com on Unsplash

Berdasarkan perintah dari Presiden RI, Joko Widodo, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memberikan keringanan kredit bagi debitur UMKM. Keringan kredit ini diberikan untuk UMKM dengan plafon di bawah Rp10 miliar baik kredit atau biaya yang diberikan oleh bank. Selain itu pembiayaan yang diberikan oleh industri keuangan non-bank juga diberikan keringanan. Keringan yang diberikan OJK adalah penundaan cicilan sampai dengan 1 tahun dan adanya penurunan bunga.

Aturan akan keringanan kredit ini sudah tertulis di POJK No.11/POJK.03/2020 tentang stimulus perekonomian nasional untuk kebijakan countercylical. Dalam surat edaran OJK pada Rabu (25/3) yang lalu, perlakuan ini diberikan untuk debitur bank usahanya terkena dampak langsung ataupun tidak langsung virus Corona. Sektor sorotan yang terkena imbas dari Corona antara lain adalah perhotelan, pariwisata, transportasi, perdagangan, pertambangan, pertanian, dan pengolahan.

OJK juga mengatakan bahwa di POJK ini sudah diatur jika bank dapat melakukan restrukturisasi terhadap seluruh kredit untuk para debitur. Debitur dari sektor UMKM yang terkena imbas COVID-19 juga dipertimbangkan untuk menerima keringanan kredit.

Baca Juga  Cara Melaporkan SMS Penipuan ke OJK

Keringanan tersebut dapat diberikan oleh bank kepada UMKM yang memiliki status kredit lancar tetapi terkena imbas Corona. Kemudahan yang diberikan antara lain adalah penurunan suku bunga, perpanjangan tenor, pengurangan tunggakan pokok, pengurangan tunggakan bunga, dan lain-lain.

Pilihan keringan tersebut berbeda-beda tiap bank. Pemberian keringanan tersebut tergantung akan hasil identifikasi bank terhadap debiturnya. Dengan adanya hal ini, banyak debitur yang merasa sedikit lebih lega karena pelunasan kredit menjadi lebih ringan.

Walaupun POJK dirilis pada Rabu kemarin, sudah banyak bank yang melakukan keringanan sejak awal minggu ini. Contohnya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) telah menurunkan kebijakan keringanan bagi debitur UMKM dengan plafon paling banyak Rp10 miliar. Pun dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) yang memberi kemudahan yaitu penundaan pembayaran kredit.

Kurs riyal melemah

Efek Corona, Kurs Riyal Mengalami Pelemahan

Trading Forex Berjamaan di Rumah, Apa Manfaatnya?

Trading Forex Berjamaan di Rumah, Apa Manfaatnya?