in

Usai Terperosok, Harga Emas COMEX Kembali Melonjak

Harga Emas COMEX Kembali Melonjak

Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange kembali melonjak pada akhir perdagangan Kamis (26/03/2020) /Jumat pagi WIB. Sebelumnya, terkoreksi karena aksi ambil untung ketika para analis percaya Logam Mulia sudah mengalami overbought.

Kontrak Emas paling aktif untuk pengiriman April naik 17,8 dolar AS atau 1,09 persen, menjadi ditutup pada 1.651,2 dolar AS per ounce.

Emas berjangka jatuh 27,4 dolar AS atau 1,65 persen menjadi 1.633,4 dolar AS per ounce pada Rabu (25/3/2020), sehari setelah membukukan kenaikan satu hari terbesar sejak 2009.

Kepala Pedagang US Global Investors,  Michael Matousek berharap banyak negara merilis paket stimulus.

“Lebih banyak negara diharapkan akan merilis semacam paket stimulus yang merupakan peristiwa besar bagi Emas. Selain itu, klaim Pengangguran melonjak. Itu memberi tahu para investor bahwa QE (pelonggaran kuantitatif) akan memiliki umur yang lebih panjang,” kata dia dikutip oleh Reuters.

Bank-bank sentral telah beralih ke pelonggaran kuantitatif. Mereka melakukan pembelian besar-besaran obligasi pemerintah dan aset keuangan lainnya untuk memompa uang ke dalam perekonomian.

Baca Juga  Ancaman PHK, Industri Penerbangan Meminta Insentif

Harga Emas COMEX Kembali Melonjak karena Dollar Melemah

Dolar jatuh ke level terendah satu minggu terhadap rivalnya, membuat Emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya turun 1,61 poin, atau 1,59 persen menjadi 99,44 pada pukul 17.50 GMT.

Namun demikian, kenaikan harga Emas dibatasi oleh kenaikan ekuitas AS. Dengan indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 923,94 poin atau 4,36 persen menjadi 22.124,49 poin pada pukul 18.00 GMT.

Logam Mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 19,7 sen atau 1,32 persen, menjadi ditutup pada 14,676 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 8,4 dolar AS atau 1,13 persen, menjadi menetap di 737,1 dolar AS per ounce.

Stimulus Pemerintah RI

Stimulus Pemerintah RI Menyebar Untuk Ojol dan UMKM

Investasi sebelum usia 30 tahun

Sehatkan Finansial Anda Dengan Detoks Keuangan