in

IHSG Diprediksi Bergerak Melemah, Ada Apa?

IHSG Investor Asing
Photo by M. B. M. on Unsplash

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (31/3). Banyak investor yang masih enggan melakukan investasi di Indonesia karena adanya virus Corona. Selain itu adanya karantina wilayah dan darurat sipil juga menjadi faktor penyebeb kemungkinan IHSG melemah.

PBOC (Bank Sentral China) sudah memerikan stimulus berupa penurunan tingkat suku bunga acuan di China, menurut Pilarmas Investindo Sekuritas. menurunnya tingkat suku bunga ini dilakuan untuk menyokong perputaran roda ekonomi di negara tersebut. Selain itu, stimulus ini juga digunakan untuk meningkatkan penjualan utang negara. Hal ini dilakukan karena adanya penurun permintaan baik dari sisi domestik ataupun global.

Di sisi lain, Bank Indonesia memproyeksikan bahwa pertumbuhan ekonomi di 2020 akan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. pertumbuhan ekonomi RI akan bergerak pada rentang 4,2 persen hingga 4,6 persen. Faktor yang mempengaruhi penurunan nilai tersebut antara lain adaah penurunan permintaan dan penawaran. Selain itu adanya gangguan dari sisi produksi akibat Corona dan menurunnya keyakinan juga menjadi faktor menurunnya nilai pertumbuhan ekonomi RI.

Baca Juga  Pelaku Pasar Saham, Simak Cara Cuan Ketika Bull and Bear! (Part 1)

Menurut Artha Sekuritas, investor masih akan meneliti data yang ada di luar dan dalam negeri. Investor masih banyak yang khawatir akan perkembangan virus Corona yang ada.

Secata teknikal, IHSG masih akan diprediksi bergerak melemah. Hal ini dapat dilihat dari adanya candlestick yang membentuk lower low dan lower low. Hal ini menjadi faktor yang memperikiran penurunan laju IHSG.

Reliance Sekuritas juga menyatakan hal yang sejalan. Menurut sekuritas tersebut, pergerakan IHSG jangka pendek terlihat tepat rebound atau akan berhenti di nlevel support Fibonacci Retracement 38,2 persen dari wave penguatan. Indikasi adanya pelemahan ini masih lebih kuat daripada adanya penguatan nilai IHSG.

Pun dengan indikator RSI yang bergerak naik mendekati titik overbought. Hal ini menyebabkan IHSG akan bergerak dalam keadaan tertekan pada perdagangan selanjutnya.

Volatilitas IHSG

Wall Street membaik, IHSG Kemungkinan Bangkit

harga kurs Rupiah

Update Harga Kurs Rupiah dan Kurs Dollar: 31 Maret 2020