in

Efek Corona, Startup AS PHK 4.000 Pekerja

PHK Startup
Picture by StartupStockPhotos on Pixabay

Banyak perusahaan Startup di Amerika Serikat (AS) harus melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerjanya akibat efek dari virus Corona. Dilansir dari MNBC Internasional, adanya PHK ini terjadi kepada 3.800 lebih pekerja dari 40 perusahaan di seluruh Amerika Serikat. Sektor perusahaan yang harus merasakan dampaknya adalah sektor hospitality, transportasi, pengiriman makanan, hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence). Adanya PHK secara masif ini menunjukkan bagaimana efek pandemi Corona terhadap Silicon Valley, rumah untuk perusahaan teknologi global.

Selain adanya PHK yang dilakukan di berbagai startup, lebih dari 3 juta warga AS yang melaporkan klaim pengangguran sejak dua minggu yang lalu. Jumlah pengangguran dan PHK ini adalah jumlah terbesar dalam sejarah krisis ekonomi terakhir.

Sektor yang mendapatkan efek paling besar berasal dari sektor restoran dan industri perjalan. Selain itu, banyak juga perusahaan startup yang memberlakukan work from home atau menyuruh pekerja mereka mengambil cuti.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Worldometers, per Rabu (1/4), jumlah kasus Corona di dunia sudah mencapai 858.892 kasus. Jumlah pasien yang harus kehilangan nyawanya akibat virus ini ada sebanyak 42.158 orang. Sedangkan orang yang bisa sembuh dari virus ini ada sebanyak 178.099 orang. Di Amerika Serikat sendiri, kasus virus Corona sudah mencapai 188.280 kasus. Virus ini sudah menelan korban jiwa sebanyak 3.883 korban jiwa dan ada 6.461 kasus pasien yang sembuh.

Baca Juga  Efek Corona, Harga Rumah Merosot Tajam

Untuk meredam efek Corona, pemerintah AS sudah mengeluarkan berbagai stimulus untuk membuat roda ekonomi AS tetap berputar. Stimulus tersebut mencapai US$ 2 triliun dan merupakan paket stimulus terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat.

Dana stimulus dari Presiden Trump itu akan diberikan kepada masyarakat AS dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT). Selain itu, dana tersebut juga akan dialokasikan untuk meningkatkan asuransi untuk pengangguran, memberi hibah untuk industri penerbangan, dan memberi bantuan ke UKM untuk membayar gaji pegawai.

BLT Dana Desa Akan Cair Bulan Ini

Rupiah Ada di Posisi Terburuk di Asia

Saham yang Menguat dan Melemah

Sekarang Surat Utang Dapat Dibeli Di Pasar Perdana