in

Debitur KPR ‘Libur’ Cicilan Selama 1 Tahun

KPR libur
Photo by Breno Assis on Unsplash

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi memberikan keringanan bagi debitur yang terkena dampak virus Corona. Keringanan ini diberikan kepada debitur yang terkena dampak langsung maupun tidak langsung virus Corona. Keringanan ini juga diberikan kepada para debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di bank. Debitur KPR bisa libur membayar cicilan selama 1 tahun.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan bahwa adanya pandemi ini menjadi faktor utama terganggunya perputaran roda ekonomi, seperti yang dilansir CNBC Indonesia. Oleh karena itu OJK memberikan keringan dalam bentuk stimulus untuk menahan kemerosotan perekonomian domestik.

Wimboh menyatakan bahwa debitur KPR mendapatkan keringan berupa libur membayar cicilan rumah. Hal ini bisa terjadi jika tempat kerja atau usaha debitur tersebut terkena dampak virus Corona.

Kebijakan kontasiklus OJK ini diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19). Wimboh menambahkan bahwa jika debitur tersebut terkena imbas virus Corona secara langsung ataupun tidak langsung bisa mendapatkan keringanan tersebut.

Baca Juga  Mobil Listrik di Indonesia

Juru Bicara OJK Sekar Putih memberikan tambahan klarifikasi berupa jumlah jangka waktu yang diberikan untuk debitur. Penangguhan pembayaran cicilan ini diberikan selama 3 bulan sampai dengan 1 tahun. Namun debitur harus masuk ke kriteria yang sudah digtentukan oleh bank. Bank harus melakukan asesmen terhadap nasabah dahulu untuk membuktikan kebenarannya.

Sekar menambahkan bahwa hanya debitur yang terkena virus Corona secara langsung maupun tidak langsung saja yang bisa mendapatkan keringanan. Jika nasabah masih mendapatkan penghasilan seperti biasanya, otomatis nasabah tidak bisa mendapatkan keringanan.

Virus Corona sudah menyebar cukup luas di Indonesia. Menurut data yang dirilis oleh worldometers, di Indonesia sudah terjadi 2.273 kasus virus Corona. Jumlah total kematian akibat virus ini sudah mencapai 198 korban jiwa. Untuk pasien yang sudah sembuh dari virus ini ada 164 pasien.

Rupiah Anjlok Akibat Harga Minyak Dunia Minus

Rupiah Kembali Melemah Karena Infeksi Corona

Berikut adalah 5 faktor yang mempengaruhi harga emas

Dihantui Resesi, Harga Emas Diproyeksikan Naik