in

IHSG Dihantui Depresiasi di Perdagangan Hari Ini

IHSG dihantui depresiasi
Picture by Geralt on Pixabay

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih dihantui depresiasi pada perdagangan hari ini, Rabu (8/4). IHSG diramalkan akan mengalami pemerosotan tipis sebelum mengalami penguatan di titik yang lebih tinggi.

Pada perdagangan kemarin, Selasa (7/4), IHSG depresiasi sebanyak 0,69 persen dan singgah di titik 4.778,63. Menurut data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi yang terjadi sepanjang perdagangan kemarin ada sebanyak Rp9,6 triliun. Pada perdagangan tersebut investor asing melakukan net sell (jual bersih) sebanyak Rp527,65 miliar.

Pilarmas Investindo Sekuritas, seperti yang dilansir oleh CNBC Indonesia, ada sentimen negatif datang dari Jepang akibat diumumkannya kondisi darurat Corona. Jepang mengumumkan kondisi darurat setelah meningkatnya jumlah kasus yang terjadi di negeri Sakura tersebut. Hal ini membuat pemerintah Jepang mengeluarkan paket stimulus sejumlah US$90 miliar untuk menanggulangi efek dari virus Corona. Jika terjadi tekanan di Tokyo akibat Corona, pertumbuhan ekonomi di Jepang pun akan mengalami tekanan. Hal ini dikarenakan Tokyo sendiri menjadi penyumbang 20 persen PDB Jepang.

Baca Juga  Apa Kabar Saham HERO Disaat 6 Gerai Giant Ditutup?

Di sisi lain, Reliance Sekuritas menyatakan bahwa harga komoditas minyak akan meningkat setelah adanya tanda-tanda berhentinya perang harga anta Arab Saudi dan Rusia. Selain itu ada sentimen lain yang berasal dari penantian hasil pertemuan FOMC bank Sentral AS dan jumlah stok minyak yang ada.

MNC Sekuritas menyatakan bahwa posisi IHSG masih memiliki potensi menguat setelah membuat pola bearish candle. Selain itu indikator stochastic berada pada posisi jenuh beli yang mengakibatkan penguatan kondisi IHSG di kondisi yang masih fluktuatif seperti ini. Jika IHSG tidak merosot di bawah 4.393, IHSG masih memiliki peluang untuk mengalami penguatan kembali. IHSG juga masih bisa menguji kembali di level psikologis zona 5.000 untuk menutup gap.

Kesimpulannya, IHSG masih dihantui depresiasi dan diperkirakan ada di posisi 4.580-4.700. IHSG akan melaju di zona support 4.675 dan 4.300 dan zona resistance 4.920 dan 5.080.

BLT Dana Desa Akan Cair Bulan Ini

Minyak Menjadi Faktor Pelemahan Rupiah

PDB Indonesia diprediksi meningkat

Bursa Saham Asia Bergerak Fluktuatif Hari Ini